Seorang Wanita Tua Warga Jalan Manyar Sukun Kota Malang, Diketemukan Tewas

25 November 2022 - 14:03 WIB
Lokasi kejadian diketemukannya wanita tua yang tewas di rumahnya (ist)
Lokasi kejadian diketemukannya wanita tua yang tewas di rumahnya (ist)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Nanik Suyatni (85), warga Jalan Manyar, Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, diketemukan tewas di rumahnya, Kamis (24/11/2022) petang.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, tubuh Nanik ditemukan oleh keluarga anak angkatnya saat berkunjung ke rumah korban.

Ketua RT 16 RW 08 Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun, Jumari mengungkapkan, saat itu ia mendapat informasi meninggalnya korban dari adik anak angkatnya korban. Perempuan yang diketahui bernama Isa itu, datang dengan tubuh gemetaran melaporkan bahwa Nanik meninggal dunia.

“Saat itu sekitar pukul 16.00 WIB, saya mendapat laporan dari mbak Isa. Kemudian, istri saya diajak untuk melihat kondisi jenazah. Dan diduga seperti ada bekas pukulan benda tumpul di bagian kepala kiri korban,” ujarnya.

Mengetahui hal tersebut, pihaknya langsung melapor ke Ketua RW setempat dan Lurah Sukun. Dan sekitar pukul 17.00 WIB, Ketua RW beserta Lurah Sukun tiba di lokasi.

Tak lama kemudian, Jumari pun ikut menyusul ke rumah korban untuk ikut melihat kondisi korban.

Dirinya mengatakan, selain dugaan ada bekas pukulan benda tumpul, di bagian kepala depan sebelah kanan juga terdapat dugaan beberapa gores luka sayatan kecil.

Tidak lama kemudian, kata dia, petugas Polsek Sukun dan Tim INAFIS Polresta Malang Kota tiba di lokasi kejadian. Setelah hampir dua jam melakukan olah TKP, petugas keluar dengan membawa tiga kantong plastik.

“Setelah itu, korban dibawa ke Kamar Jenazah RSSA Malang. Dan saat ini, keluarga sudah meminta agar dilakukan visum kepada korban,” tambahnya.

Jumari menambahkan, Nanik (korban) diketahui tinggal bersama dengan seorang anak angkatnya yang bernama Rahmat Irwanto alias Iwan yang berusia sekitar 40 tahun.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga menyebut jika saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Pihaknya juga mengaku masih menunggu hasil otopsi.

“Saat ini masih dalam penyelidikan dan kami menunggu hasil otopsinya,” ucapnya. (Lil)