Wali Kota Batu, Puji Pagelaran “Mbatu Nabung Banyu” Prakarsa Perumdam Among Tirto Kota Batu

13 September 2022 - 19:21 WIB
Gelaran Mbatu Nabung Banyu di Bring Harjo, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu
Gelaran Mbatu Nabung Banyu di Bring Harjo, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu

BATU (Surabayapost.Id) – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Wawali Punjul Santoso, bersama Forkopimda hadir pada pelaksanaan gelaran “Mbatu Nabung Banyu” di Bring Harjo, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Senin (12/9/2022) malam.

Itu, dilakukan Perumdam Among Tirto Kota Batu, bersama kades/lurah dan para tokoh agama, Kelompok Peduli Lingkungan, dan yang lain, lantaran diketahui dalam 20 tahun terakhir, sumber air di Kota Batu mengalami penyusutan.

Berdasarkan catatan Perusahaan Air Minum Among Tirto, tercatat lebih kurang 30 – 50% debit mata air di 
Kota Batu menurun.

Hal inilah yang menginisiasi Perumdam Among Tirto menggelar acara tersebut, mengajak elemen masyarakat untuk menjaga sumber mata air di Kota Batu.

Menggandeng seluruh kepala desa/ lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan kelompok peduli lingkungan.

Pagelaran tersebut, di apresiasi orang nomor 2 dilingkungan Pemkot Batu, sapaan akrab Bude. 

Walikota Batu, Hj Dewanti Rumpoko
Walikota Batu, Hj Dewanti Rumpoko

“Kota Batu merupakan hulu, Sungai Brantas, yang mengaliri sebanyak 17 kabupaten /kota se Jawa Timur, dan harus dijaga kelestariannya,” pesan Bude.

Sisi lain, Bude memuji acara yang di gagas Perumdam Among Tirto, menurutnya luar biasa,dan tak hanya bermunajat.

“Hari ini kita tidak hanya bermunajat, tetapi kita juga mengumpulkan air dari sumber air di masing – masing desa.
Dengan harapan semua bisa bersama -sama menjaga sumber airnya masing -masing,” harap Bude.

Sementara Direksi Perumdam Among Tirto Kota Batu, Edi Sunaedi menyebut, sumber mata air di Kota Batu telah mengalami penyusutan.

“Itu fakta yang kita lihat, maka Perumdam Among Tirto melakukan langkah – langkah taktis untuk menjaga sumber air,” kata Edi sapaan akrab mantan pergerakan di Kota Batu ini.

Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu, Edi Sunaedi
Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu, Edi Sunaedi

Menurutnya, berbagai langkah taktis dilakukan untuk menjaga sumber mata air.

Diantaranya menghentikan buang sampah sembarangan, membuat daerah resapan air, membuat biopori, run off pemanenan air hujan, dan menggalakkan gerakan penanaman pohon, serta melakukan penghematan air dan konservasi lahan.

“Air adalah sumber penting kehidupan, ilmu dan peradaban bersama, menurutnya wajib menjaga dan melestarikan sumber air,” ucap dia.

Dengan harapan semua bisa bersama-sama menjaga sumber air di bumi Kota Batu masing – masing.(Gus)