Yudisium UIBU yang Berbeda: Musik, Joget, dan Kebahagiaan di Malam Penuh Harapan

Yudisium UIBU yang Berbeda: Musik, Joget, dan Kebahagiaan di Malam Penuh Harapan, Jumat 29 Agustus 2025 malam.
Yudisium UIBU yang Berbeda: Musik, Joget, dan Kebahagiaan di Malam Penuh Harapan, Jumat 29 Agustus 2025 malam.

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang menggelar yudisium dengan konsep unik bertajuk “Happy Outdoor Yudisium”. Acara ini berlangsung di ruang terbuka pada Jumat (29/8/2025) malam hari, dengan suasana yang penuh kegembiraan dan kebahagiaan, Jumat (29/8/2025) malam.

Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si menyebut acara ini kemungkinan menjadi satu-satunya di Indonesia. “Kita ingin memberikan kebahagiaan bagi mahasiswa yang sudah menyelesaikan seluruh proses perkuliahan. Maka yudisium kali ini kita selenggarakan outdoor, malam hari, dan penuh kegembiraan,” ujar Rektor penuh inovasi tersebut.

Yudisium ini bukan sekadar seremoni formal. Lantunan musik dan joget bersama mewarnai suasana. “Sekarang kan modenya joget, maka kalau di luar sana orang joget, kita juga ikut joget. Itu bentuk ungkapan rasa syukur sekaligus kebahagiaan mahasiswa karena sudah dinyatakan lulus,” ucap Sam Rektor, sapaan akrab Nurcholis Sunuyeko.

Sebanyak 1.200 mahasiswa mengikuti prosesi yudisium.
Sebanyak 1.200 mahasiswa mengikuti prosesi yudisium.

Sebanyak 1.200 mahasiswa mengikuti prosesi yudisium ini. Menurutnya, sebagian besar mampu menyelesaikan studi dalam waktu tercepat 3,5 tahun, sementara yang terlama hingga 5 tahun atau 10 semester. “Mereka benar-benar terlihat bahagia ketika diumumkan langsung oleh para dekan bahwa sudah resmi lulus. Artinya IPK mereka rata-rata di atas 2,5 bahkan mayoritas di atas 3,” jelasnya.

Yudisium kali ini disebut sebagai pembuka sebelum wisuda yang dijadwalkan berlangsung September mendatang. Sam Rektor pun mengingatkan para lulusan agar tidak cepat puas. “Lulus itu baru awal. Spirit belajar harus tetap dijaga karena tantangan bangsa semakin kompleks. Mahasiswa harus terus berkontribusi dalam memecahkan persoalan masyarakat,” tegasnya.

Dirinya juga mengapresiasi sebagian mahasiswa UIBU yang sudah bekerja sambil kuliah. Menurutnya, hal itu menunjukkan kemandirian sekaligus keseriusan mereka membiayai pendidikannya. “Banyak dari mereka yang bekerja, meskipun tidak selalu sesuai bidang ilmunya. Tapi itu bukti tanggung jawab dan daya juang mahasiswa,” katanya.

Suasana Yudisium UIBU penuh dengan kegembiraan
Suasana Yudisium UIBU penuh dengan kegembiraan

Dirinya juga menyampaikan terima kasih, khusus kepada mahasiswa asal kawasan Indonesia Timur. Lulusan UIBU diharapkan dapat kembali dan berkontribusi membangun daerahnya. “Mudah-mudahan kehadiran para sarjana ini bisa membawa kemajuan pembangunan, khususnya di Indonesia Timur,” tuturnya.

Dengan demikian, Happy Outdoor Yudisium UIBU bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi perayaan kolektif atas perjuangan akademik yang panjang. Dengan sentuhan musik, tawa, dan joget bersama, universitas ini ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa pulang dengan kenangan manis sebelum melangkah ke panggung wisuda. (lil).

Baca Juga:

  • Sudah tapi Belum: UIBU Mengenalkan Atmosfir Kampus kepada Mahasiswa Baru
  • UIBU Kembali Raih Pengakuan Mutu Nasional, Siap Mengukir Prestasi
  • UIBU Terima 1.214 Mahasiswa PPG Tahap II Tahun 2025
  • Mahasiswa PPG UIBU Unjuk Karya Inovatif, Hadirkan Metode Pembelajaran Berbasis Digital