MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Polresta Malang Kota meningkatkan pengamanan di Kota Malang menjelang libur panjang Imlek 2026 dan Ramadhan 1447 H. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi ibadah, tetapi juga diperluas ke pusat perbelanjaan modern hingga pasar tradisional.
Pengamanan di Klenteng Eng An Kiong, pusat perayaan Imlek, ditingkatkan dengan penambahan personel dari 25 menjadi 47 orang. Personel juga melakukan patroli dialogis di pusat keramaian, rekayasa lalu lintas situasional, serta penguatan komunikasi dengan pengelola tempat ibadah dan pusat ekonomi masyarakat.
“Selain meningkatkan pengamanan di klenteng, kami juga menugaskan personel untuk aktif dan fokus di mall, pusat perbelanjaan, serta pasar tradisional. Ini sudah menjadi tanggung jawab kami agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” jelas Kombes Pol Putu Kholis, Selasa (17/2/2026).
Strategi ini merupakan bagian dari langkah preventif dan preemtif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian, copet, maupun kepadatan arus kendaraan di jalur provinsi yang melintas di Kota Malang menuju Lumajang dan Blitar.
Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kesiapsiagaan Polresta Malang Kota dalam pengamanan perayaan Imlek. “Kami mengapresiasi perhatian dan pengamanan Polresta Malang Kota, sejak persiapan Imlek sudah melakukan berkoordinasi hingga puncak acara ‘Harmony of Love & Prosperity’ hari ini berlangsung lebih aman,” ujar Rudi Phan.
Dengan pengamanan yang humanis, Polresta Malang Kota menunjukkan komitmennya dalam menjaga Kota Malang tetap damai dan tertib, serta mendukung situasi Jawa Timur tetap aman menjelang Ramadhan dan Operasi Ketupat Semeru. (lil).
