Atasi Permasalahan, DLH Canangkan Transformasi digital

8 December 2021 - 13:02 WIB
Kabid Penataan dan Penaatan DLH Kota Batu, Agus Trisnobuwono

BATU (SurabayaPost.id) – Untuk mengakomudir perkembangan teknologi dalam menyampaikan permasalahan di lingkungan hidup,   Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, mencanangkan alat T

transformasi digital. 

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Penaatan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kota Batu, Agus Trisnobuwono , Rabu (8/12/2021) 

“Sebenarnya TD ini memang menjadi Roadmap Smart City yang ada di Dinas Infokom. Salahsatunya pengelolaan lingkungan secara smart di LH ,harapannya untuk  mengakomudir perkembangan teknologi,” kata Agus.

Apalagi , kata dia, sekarang masa pandemi yang sangat lama sehingga menyebabkan  keterbatasan untuk lansung bertatap muka dengan masyarakat. 

“Padahal masyarakat perlu menyampaikan , perlu berkoordinasi dan perlu berkolaborasi dengan kami. Dalam rangka menyampaikan permasalahan – permasalahan di LH. Atas dasar itulah DLH Batu mencanangkan digital ,” paparnya.

Salahsatunya, papar dia, yang memang sudah diluncurkan Awas E  apilikasi pengawasan dan pengaduan masyarakat.Dengan AWas E , menurut dia, masyarakat bisa menyampaikan permaslahan maupun pengawasan pada pelaku usaha melalui media aplikasi.

“Dari AWas E ini untuk tahun depan yang selama ini sudah kita lakukan pengkajian TD  khusus dibidang penataan dan penaatan lingkungan.Bidang satu ini nanti akan melakukan transportasi digital,” ungkapnya.

Itu, ungkap dia, dengan ada beberapa kendala harapannya nanti bisa diatasi dengan TD khususnya era pandemi yang ada pembatasan untuk  melakukan tatap muka dan sebagainya.

“Yang menjadi semangat LH  selain memang ada beberapa kendala, jadi kita akan megngunakan data yang nanti dikeluarkan oleh LH adalah satu macam data, nanti fungsinya untuk pengarsipan,” ujarnya 

Sehingga, ujar dia,  data yang dikeluarkan oleh LH adalah satu,  tidak bermacam – macam data.

“Data nanti fungsinya berkelanjutan oleh SKPD lain.Mekanismenya yang transportasi masih penyusunan kajian. Kajian ini melihat permasalahan yang ada di LH secara umum. Permasalahan ini nanti pendekatannya apakah memang melalului TD atau tidak,” jelasnya.

Tapi, jelas dia, kelihatannya diera sekarang ini, disistem trasformasi maupun aplikasi nanti bisa mengatasi permaslahan permasalahan yang sekarang terjadi.

“Harapan kedepan dalam peningkatan digitalisasi mungkin akan lewat web.Pengaduannya akan diseleksi.Disitu ada pengawasan dan pengaduan teman – teman yang memproses.Misalnya terkait LH  masuk disistemnya.Setelah ditlaah dan dianalisis kalau memang itu bukan berkaitan dengan LH itu kita kembalikan,” tegasnya.

Yang berkaitan dengan LH, tegas dia, masalah pencemaran lingkungan, limbah dan kebakaran hutan lingkungan hidup.Disitu kata dia, baru mendapat balasan imail dan bisa terpantau dan langsung direspon. (Gus)