Buka Bersama di ITN, Wali Kota Wahyu Hidayat Kenang Cerita Semasa Kuliah

Pose bersama
Pose bersama

Menurutnya, mahasiswa adalah awal dari perjalanan seseorang untuk menjadi generasi terbaik yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Untuk itu, Wahyu berpesan kepada para mahasiswa ITN Malang untuk aktif memperluas wawasan dan pengalaman.

“Saya dulu juga gak diam aja, misal aktif di ekstra kurikuler hingga cari pengalaman yang tak didapatkan di kampus. Yang jelas harus aktif dan inovatif. Karena yang dicari itu adalah orang orang yang berbeda (inovatif),” ujarnya.

Dengan fasilitas kampus yang lebih lengkap dan canggih, dia optimis para mahasiswa ITN Malang bisa meraih mimpinya masing masing dan mampu berkontribusi dalam memajukan daerah, bangsa dan negara.

“Jadi saya harapkan adik adik mahasiswa ITN Malang ini bisa lebih berani dan lebih besar dari pada saya,” pesannya.

Di sisi lain, Wahyu juga tak menutup kemungkinan bagi kampus almamaternya untuk bisa berkontribusi dalam membangun Kota Malang bersama Pemerintah Kota Malang.

“Ada 5 program prioritas kami, salah satunya kan ada yang terkait penyelesaian masalah infrastruktur. Tentu saya akan kolaborasi dengan perguruan tinggi, salah satunya dengan ITN,” harapnya.

Sementara itu, Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., PhD mengaku bangga dengan Wahyu Hidayat, alumni ITN Malang yang kini memimpin Kota Malang.

“Semoga kehadiran beliau bisa menjadi panutan bagi mahasiswa dan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Awan.

Pihaknya juga menyatakan siap mendukung Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan Malang Mbois Berkelas. Dia berharap sinergi antara perguruan tinggi dengan Pemkot Malang semakin baik.

“Kita tau Kota Malang punya tantangan seperti kemacetan hingga banjir. Kami lihat ada banyak daerah yang perkembangannya itu diluar perencanaan. Jadi Pak Wahyu dengan latar belakang ahli tata kota, saya yakin ini bisa diperbaiki,” jelasnya.

Dengan potensi yang besar, sudah saatnya Kota Malang menjadi kota metropolitan. Awan memandang bahwa Malang Raya perlu diintegrasikan untuk mengatasi persoalan kemacetan, banjir hingga persampahan di Kota Malang.

“Banjir di Kota Malang ini permasalahan kompleks. Bisa jadi banjir ini bukan murni karena Kota Malang saja. Sehingga perlu kolaborasi antar pemerintah daerah untuk menuntaskan banjir sampai tuntas,” tuturnya.

Awan juga menegaskan, banjir di Kota Malang tak bisa hanya dipandang akibat kondisi drainasenya saja. Tapi, lanjut dia,, ini masalah kompleks yang mungkin menahun dibiarkan.

“Kami siap mendukung langkah Pemkot Malang dibawah kepemimpinan Bapak Wahyu Hidayat,” pungkasnya. (lil).

Baca Juga:

  • Walikota Wahyu Hidayat Berpesan, ASN Diharap Turut Berikan Edukasi Dan Sosialisasikan Visi Misi Mbois Berkelas
  • Respon Walikota Wahyu Hidayat Mendapat Anggaran Rp32 Miliar dari Pemprov Jatim Untuk Atasi Banjir
  • Calon Wali Kota Wahyu Hidayat, Dinobatkan Jadi Ketua PII Kabupaten Malang
  • Sembari Bernostalgia, Calon Wali Kota Wahyu Hidayat Sampaikan Program Unggulan ke Relawan Klojen
  • Calon Pemimpin Kota Malang, Wahyu Hidayat Nobar Bareng Ratusan Anak Muda
  • Ramaikan Pasar Rakyat, Wahyu Hidayat Wacanakan Kembali Sambang Pasar
  • Serap Aspirasi Pedagang, Wahyu Hidayat Blusukan ke Pasar Bunul
  • Ikuti Diskusi Kebudayaan, Wahyu Hidayat Akan Perhatikan Budayawan
  • Calon Wali Kota Wahyu Hidayat Pastikan Dukung dan Fasilitasi Pegiat Industri kreatif
  • Tampung Aspirasi Pedagang, Calon Wali Kota Wahyu Hidayat Blusukan ke Pasar Blimbing