Buka UKW, Kapolresta Malang Kota Disambut Rektor IBU

18 September 2021 - 20:06 WIB
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto saat disambut Rektor IBU Malang Dr Nurcholis Sunuyeko

MALANG (SurabayaPost.id) – Rektor IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, Dr Nurcholis Sunuyeko, MSi, menyambut kedatangan Kapolresta Malang, AKBP Budi Hermanto, SIK, di Kampus C IKIP Budi Utomo, Jl Citandui 46, Kelurahan Purwantoro, Blimbing, Kota Malang, Jawa timur, Sabtu (18/9/2021).

Kedatangan Kapolresta Malang Kota itu dalam rangka membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke 33 – 34 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya di kampus IBU. 

Rektor pun sangat berterima kasih atas kedatangan Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto berserta jajaran yang menyempatkan hadir serta membuka acara Uji Kompetensi Wartawan di Kampus biru tersebut.

“Terima atas kedatangan bapak Kapolresta AKBP Budi Hermanto. Terima kasih juga kepada Kasat Intelkam AKP Suhadak, Kasatlantas AKP Yoppy Anggi Khrisna serta Kasi Humas Ipda Eko Novianto,” tuturnya.

Rektor IBU, Dr Nurcholis Sunuyeko menerangkan, kegiatan UKW ini merupakan langkah PWI Malang Raya untuk menciptakan wartawan profesional.

Rektor yang akrab disapa Yai itu, terus berkomitmen untuk mengangkat kesejahteraan anggota PWI Malang Raya. Orang nomer satu di kampus IBU yang juga Pembina PWI Malang Raya ini memang berupaya mengangkat derajat jurnalis melalui uji kompetensi wartawan (UKW). Ia memberikan semua fasilitas kampusnya untuk memperlancar UKW.

Dijelaskan oleh Rektor IBU, Dr Nurcholis Sunuyeko MSi, ia mewakili pembina PWI yang lain. Dimana salah satu tugas dari pembina, adalah berupaya agar organisasi kewartawanan ini tetap berlanjut. Serta mengupayakan agar PWI dapat lebih bermanfaat, dan yang lebih penting, agar seluruh anggota profesi jurnalis ini dapat sejahtera bersama.

“Tugas penting Pembina PWI adalah sebagai fasilitator semua tujuan tersebut lancar tercapai. Salah satu ya uji kompetensi ini, semua fasilitas di kampus IKIP Budi Utomo akan diberikan,” ucap Rektor yang dikenal inovatif tersebut.

Menurut Yai, seluruh Pembina PWI Malang Raya berupaya agar semua anggota organisasi ini mempunyai keahlian, tidak hanya sekedar mengantongi status sebagai wartawan saja. Ia berkeyakinan, dengan memiliki keahlian dan profesionalisme tersebut, kesejahteraan akan datang sendiri.

“Uji Kompetensi ini juga termasuk untuk melindungi diri Jurnalis dalam aspek hukum,”pungkasnya. (Lil)