Bupati Sidoarjo Santuni Warga yang Rumahnya Terbakar 

9 October 2019 - 00:02 WIB
Bupati Syaiful Ilah saatberikan santunan pada warga yang rumahnya terbakar.

SIDOARJO (SurabayaPost. I’d) – Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah memberikan santunan kepada ibu Jumaiyah (80), Selasa (8/10/2019). Sebab rumah warga Desa Mergobener Dusun Mergayu RT 10 RW 02 Kec Tarik Kabupaten Sidoarjo itu terbakar. 

Santunan berupa uang tunai senilai 10 juta rupiah tersebut, diambilkan dari dana bantuan sosial Badan Amil Zakat Kabupaten Sidoarjo sebesar 5 juta rupiah. Sisanya, 5 juta rupiah bantuan dari UPK-DAPM Wijaya Mandiri PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Tarik.

“Total 10 juta rupiah santunan uang tunai yang kita berikan kepada Ibu Jumaiyah, semoga bantuan tersebut bisa segera dimanfaatkan untuk memperbaiki sebagian rumahnya yang hangus terbakar,” ujar Saiful Ilah.

Selain memberikan santunan kepada Jumaiyah, Bupati Saiful Ilah juga menyerahkan bantuan uang tunai kepada 10 keluarga kurang mampu di Desa Mergobener dusun Mergayu, Tarik.

Sepuluh keluarga kurang mampu tersebut masing-masing mendapat santunan uang tunai sebesar 700 ribu rupiah. Bupati Saiful Ilah berpesan agar bersabar menerima musibah dan lebih berhati-hati lagi dalam penggunaan kompor saat memasak.

Itu karena penyebab  terbakarnya rumah Jumaiyah akibat lupa mematikan kompor. Itu setelah selesai menggoreng tempe.

Akibatnya, ruang tengah dan seluruh dapur ludes terbakar, karena sebagian bangunan rumah Jumaiyah terbuat dari kayu triplek. Sehingga dalam waktu singkat seisi dapur dan 1 kamar habis dilalap jago merah. Termasuk almari dan televisi ikut terbakar. 

Dengan dibantu tetangga kanan kiri, menggunakan selang kecil dan pasir, warga berupaya mematikan api. Tak berselang lama dua mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Jumaiyah usai menerima bantuan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Sidoarjo Saiful Ilah yang sudah meninjau langsung kerumahnya. 

“Matur nuwun Pak Bupati, bantuan saya terima,”  ucap Jumaiyah. 

Sebelum menerima bantuan dari BAZ Sidoarjo, perbaikan rumah Jumaiyah dilakukan oleh warga dengan gotong royong dibantu pemerintah desa setempat.(try).