Camat: Tak Semua Usulan Desa/Kelurahan Bisa Ditampung di Musrenbang

24 February 2021 - 16:14 WIB
Suasana Musrenbang di Kecamatan Junrejo

BATU ( Surabayapost.id ) – Tak semua sulan program desa/kelurahan bisa ditampung di Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang dihelat di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Rabu ( 24/2/2021) 

Hal tersebut, dikatakan Camat Junrejo, Dian Saraswati,di Kantor Kecamatan Junrejo.

Yang perlu diketahui, ada sejumlah 78 usulan prioritas, dan sejumlah usulan itu, dihimpun dari usulan program desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Junrejo untuk program tahun 2022 mendatang.

” Pihak desa/kelurahan mengajukan rata-rata 40 usulan. Namun tak semuanya ditampung karena harus melewati seleksi program prioritas di masa pandemi Covid-19,” kata Dian Saraswati.

Ppse bersama Wali Kota Dewanti Rumpoko usai Musrenbang

Karena, lanjut Dian, program prioritas di tahun 2022 tersebut, menurutnya diambil dari sejumlah 11 program di tiap desa/kelurahan.

“Program yang ditampung dalam musrenbang dipilah berdasarkan kebutuhan anggaran bernilai besar dan pengerjaannya lebih kompleks,” paparnya.

Selanjutnya, papar dia, nantinya akan di verifikasi dan validasi bersama dengan Bappelitbangda dan Kecamatan. Selanjutnya, menurut dia, akan diteruskan ke masing – masing OPD,” ungkapnya.

Lantas, ungkap dia, terkait pengerjaan infrastruktur disebutkannya, masih mendominasi dari sejumlah 78 usulan yang disusun dalam musrenbang Kecamatan Junrejo.

“Ada sekitar 60 persen bertumpu pada pembangunan fisik. Pembangunan fisik ini dilakukan untuk perbaikan kerusakan dampak bencana dan kebutuhannya mendesak,” tegasnya.

Itu, tegas dia, seperti halnya, perbaikan plengsengan ambrol di Desa Mojorejo. Kemudian pembenahan jalan berlubang di Desa Torongrejo. Serta pembangunan gorong-gorong dan sudetan di sekitar simpang lima Desa Junrejo hingga Kelurahan Dadaprejo.

“Ketika banjir air dari simpang lima Junrejo yang berada di wilayah atas, meluap hingga ke Kelurahan Dadaprejo. Perlu dibikin gorong-gorong dan sudetan,” ujarnya.

Selain itu, ujar dia, terdapat lima program andalan Kecamatan Junrejo. Itu, kata dia, mengoptimalkan peran trantib di masa pandemi. Koordinasi lintas muspika juga telah dilakukan untuk mengoptimalkan peran trantib. 

Selain itu, sambung dia, pada pemenuhan hak dasar seperti kesehatan dan pendidikan.Yang menurutnya terkait rencana pembangunan SMPN 7 Kota Batu. 

“Kalau tidak 2021 mungkin tahun 2022, sekolah ini akan dibangun. Program lainnya mengenai potensi pengembangan UMKM di Kecamatan Junrejo. Hal ini selaras dengan program pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19,” tuturnya.

Selanjutnya , tutur dia, terkait pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan. Menurutnya, di masing-masing desa harus ada TPS3R untuk mengajak masyarakat agar melakukan program pilah sampah dari rumah.

Menanggapi hal tersebut,Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menilai usulan desa/kelurahan di Kecamatan Junrejo adalah hal yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Meski tidak semua usulan dari desa kelurahan bisa diakomodir. Karena harus ada verifikasi dan validasi,” jelasnya.

Itu, jelas dia, mana yang didahulukan di masa pandemi ini.Karena, kata dia, ada dua aspek terpenting saat ini, yakni, pemulihan ekonomi dan kesehatan.

Dan pembangunan yang sangat urgen dan memang dibutuhkan. “Kami juga mendorong agar ada pengembangan UMKM di Kecamatan Junrejo.Karena kualitas produk UMKM yang dihasilkan sangat bagus sehingga optimis bisa tembus ke pasar ekspor. Beberapa produk UMKM yang dihasilkan seperti kriya kayu maupun keranjang anyaman berbahan plastik,” katanya.

Kalau bisa,tamah dia, keranjang anyamannya pakai bahan dari alam, seperti halnya daun pandan, selain itu, Dewanti menyarankan.

” Juga bikin –  bikin pot anyam.Sekarang orang-orang senang menanam. Untuk perizinan ekspor itu ada di pusat, kami akan membantu memfasilitasi mengurus izin ekspornya,” janji Dewanti. (Gus)