DED Balai Uji Kir Senilai Rp 5 Miliar Sudah Rampung

8 December 2021 - 17:28 WIB
Bangun Yulianto,

BATU (SurabayaPost.id) – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Batu, Bangun Yulianto, Rabu ( 8/12/2021) menyampaikan , Detail Engineering Design (DED) rencana pembangunan Balai Uji Kir Kota Batu sudah rampung. 

Dipastikan awal tahun 2022 medatang sudah mulai dieksekusi pekerjaannya, dengan luas lahan 3.500 meter persegi, besaran anggaran APBD , 2022 sebrsar Rp 5 miliar, tempatnya terletak  di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

“Balai Uji Kir sudah ditetapkan lokasinya berada di Tlekung bekas Kantor KPUD batu.Itu tanah sudah bersertifikat milik Pemkot Batu dan sudah dilakukan penyusunan DED selesai kemarin,” kata Bangun.Itu, kata dia, tinggal eksekusinya pada 2022 mendatang.

“Hararapannya nanti dengan Balai Uji Kir disana pengujian kendaraan yang ada diwilaya batu tidak perlu lagi keluar daerah karena sudah ada,”paparnya. Lantas, papar dia, nantinya akan menambah PAD , dan juga dimungkinkan  dikerjasamakan untuk wilayah Pujon , Ngantang dan Kasembon, Kabupaten Malang barat.

“Leading sektornya Dinas  Perhubungan tapi pembangunannya ada di Dinas Perumahan. Operasionalnya kewenangan Dishub Batu,” jelasnya.

Itu, jelas dia, nantinya PAD diyakini bakal bertambah.Seperti selama ini, menurut dia, Kota Batu kerjasama dengan Kota Malamg , Balai Uji Kir nya ada darah Karanglo.Dengan demikian, ia mengaku tender nya sudah disiapkan, dan pihaknya berharap triwulan petama tahun depan sudah bisa dimulai pelaksanaan fisiknya.

“Karena pelaksanaan fisik selama 6 bulan.Kalau sudah pelaksanaannya selesai sudah bisa di launching dan kami serahkan pada dishub untuk¬†dioprasiaonalkan,” tegasnya.

Kemudian, tegas dia, sebelum akhir tahun sudah diselesaikan.Karena DED sudah selesai, Januari menurutnya sudah bisa dok APBD 2022.

Imam Suryono

Sementara itu, Kepala Dinas Perhububgan Kota Batu, Imam Suryono, Rabu, (8/12/2021), menegaskan bahwa Balai Uji Kir itu sudah dianggarkan tahun 2022. 

“Terkait pengadaan alat alatnya di dari Dishub untuk bangunannya adalah dari Dinas Perumahan.DED nya sudah selesai, kalau itu sudah selesai dibangun tentu pelayanan kepada masyarakat sebabyak 7 ribu unit kendaraan bisa di Uji Kir di Batu,” katanya.

Karena, kata dia, selama ini kan dilimpahkan ke Kota Malamg dan Kabupaten Malang, artinya menurut Imam terlalu jauh.

“Jadi pada tahun 2022 nanti yang jelas PAD nya bertambah sementara ini hanya sekitar Rp 100 jutaan dengan target Rp 96 juta. Apalagi kalau nanti sudah punya Balai Uji Kir sendri bisa mencapai Rp 1,4 miliar pendapatannya. Terkait dengan pengadaan alat – alatnya besaran nya sekitar Rp 6, sekian  miliar,” timpalnya. ( Gus)