Demi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Disparta Kota Batu Gelar Expo Pariwisata Hybrid Event

17 November 2021 - 13:11 WIB
Disparta menggelar expo wisata secara hibryt

BATU (SurabayaPost.id) – Untuk meningkatkan kunjungan dan kehadiran wisatawan Nusantara di Batu dengan penerapan Protokol Kesehatan CHSE Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, 

Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, bakal menggelar Expo Pariwisata Hibryd Event pameran offline di kawasan Jawa Timur Park (Jatim Park) 3 Jumat, 19 – 21  November 2021.

Pra Event Expo Pariwisata Batu, produk krestif nusantara, lomba vlog blogger/youtube pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Batu, serta gelar seni dan budaya nusantara offline terbatas dan virtual, live shopping & produk daerah yang dimaksud. Dibenarkan Kepala Bidang (Kabid ) Pemasaran Pariwisata Kota Batu, Nova Dwi Andriany, Rabu (17/11/2021) 

” Ekpo Pariwisata Kota Batu 2021,untuk membantu dan meningkatkan pemasaran produk produk UMKM dan Ekonomi Kreatif di Kota Batu,” kata Nova.

Itu, kata dia, memberikan kesempatan kepada para UMKM dan pelaku ekonomi kreatif serta pariwisata agar dapat mempromosikan Kota Batu baik secara offline maupun online.Dengan harapan bisa meningkatkan digitalisasi berbagai bidang usaha, Pariwisata, ekonomi kreatif dan pemasaran produk UMKM di Kota Batu.

“Mewujudkan suatu kerjasama promosi antara pemerintah Kota Batu dan berbagai instansi daerah lain untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batu ditengah-tengah Pandemi Covid-19,”ungkapnya.

Lantas, ungkap dia, pameran offline di kawasan wisata Jatim Park 3, Jumat sampai Minggu , 19 – 21 November 2021, Pukul 10,00 sampai dengan 18,00 WIB tersebut, alternatif 1, area parkir tengah ( B ) kawasan Jatim Park 3.

“Untuk alternatif 2 , area Hall dalam kawasan Jatim Park 3, pengunjung adalah tamu undangan dari berbagai Kota Kementerian, Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, BUMN, swasta dan masyarakat yang sedang berwisata di Kawasan Jatim Park 3,” tandasnya.Itu, tandas dia, pameran virtual, yang menurutnya masyarakat dapat mengunjungi, Youtube Channel Dinas Pariwisata Kota Batu dan bisa belanja online masuk website www.batuwisatavirtualexpo.com.

“Pameran virtual secara online akan berlaku selama 1 tahun dan dapat diperpanjang sesuai mada berlaku pembuatan website pameran,” jelasnya.Lantas jelas dia, pameran pariwisata dan produk ekonomi kreatif nusantara yang dimaksud.

” Pameran bisnis,investasi dan produk unggulan daerah.Pagelaran seni budaya dan daerah fashion nusantara, welcome dinner & temu bisnis” Digdaya Ekonomi Kreatif Kota Batu ” , serta lomba vlog, blogger /youtuber ” “REVIEW WISATA DAN EKONOMI KREATIF KOTA BATU”, bebernya.

Kemudian beber dia. live promo promosi produk daerah Kota /Kabupaten di Indonesia, serta  penganugerahan stand terbaik.

Sedabgkan untuk strategi mendatangkan peserta pameran offline & tamu terbatas, menurutnya dalam rangka membangkitkan sector riil dan pemulihan ekonomi Kota Batu yang terdampak covid, maka dalam

kesempatan ini, didukung oleh fasilitas wisata di Kota Batu yang sangat lengkap. 

“Panitia mengundang peserta pameran dari Kementerian, Provinsi, Kabupaten, Kota, Dekranasda, BUMN, BUMD dan Swasta,” katanya.

Itu, kata dia,pada saat pembukaan akan diundang terbatas beberapa Kementerian dan Pemerintah Daerah. “Selain undangan peserta dan undangan acara, panitia juga membuka akses kunjungan bagi para wisatawan ke Kota Wisata Batu,” paparnya.

Kendati demikian, papar dia, sesuai aturan yang telah ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif event boleh di gelar dengan penerapan Protokol Kesehatan CHSE dengan system HYBRID yakni pameran offline dengan pembatasan pengunjung dan online yang dapat dikunjungi dari manapun.

“Pameran online yang bisa dikunjungi masyarakat luas secara tanpa batas wilayah dan Negara. Pameran online ini berlaku selama 1 tahun sejak tanggal di daftarkan.Masyarakat dapat berkunjung langsung masuk ke dalam website pameran www.batuwisatavirtual.com dan

melihat produk-produk pameran Karya Kretatif Kota Batu dengan kategori Kriya, Fashion dan Kuliner,” pungkasnya (*Gus*)