Gelaran Sidomulyo Floral Festival 2022, Ketua Pakar Gekrafs Kota Batu : Tidak Hanya Jadi Ajang Promosi dan Pesta Rakyat

15 October 2022 - 16:15 WIB
Arief Utama Waworuntu
Arief Utama Waworuntu

BATU (SurabayaPost.id) – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Batu sebagai lokomotif ekonomi kreatif, dukung gelaran Sidomulyo Floral Fertival 2022, di Lapangan Gelora Bunga Sidomulyo Kota Batu, pada 21- 29 Oktober, 2022 mendatang.

Hal ini dibenarkan Ketua Pakar Gekrafs Kota Batu, Arief Utama Waworuntu, Sabtu (15/10/2022).

“Menyambut hari ulang tahun Kota Batu yang ke-21 dan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Desa Wisata Bunga Sidomulyo unjuk potensi dengan menggelar Sidomulyo Floral Festival 2022,” kata Arief, sapaan akrab dewan pakar Gekrafs yang juga Pembina PWI (Persatuan Wartwan Indonesia) Malang Raya.

Gelaran festival bunga akan dilaksanakan pada 21-29 Oktober 2022 ini, menurut Arief diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Desa Sidomulyo (BUMDES) Mulyo Joyo bersama Pemerintah Kota Batu, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan, Pemerintah Desa Sidomulyo, bersama masyarakat Desa Sidomulyo.

Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs)
Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs)

“Ini juga didukung oleh Gekrafs, Kota Batu sebagai lokomotif ekonomi kreatif.
Mengusung tema “Wonderland Sidomulyo”, Sidomulyo Floral Festival. Ini salah satu rangkaian acara Oktober Fest Gekrafs Batu yang diharapkan dapat menjadi pemantik kebangkitan bisnis tanaman hias Desa Sidomulyo,” harap Arief.

Rangkaian acara selama bulan Oktober nanti, disebutkan puncak rangkaian pembukaan dilaksanakan pada 22 Oktober 2022, akan mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Gubernur Jawa Timur serta Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko.

“Festival bakal ditutup pada 29 Oktober 2022 sekaligus dengan launching laman ecommercmallbungakotabatu.com, laman komersil daring tanaman hias pertama di Kota Batu,” papar dia.

Lantas, lanjutnya, Sidomulyo Floral Festival 2022 merajut beragam rangkaian kegiatan yang mempromosikan potensi tanaman hias dan mata pencaharian mayoritas penduduk Desa Sidomulyo.

“Beragam lomba seperti lomba hias kampung, lomba dekorasi taman (landscape), lomba fotografi, lomba videografi, lomba fashion anak dan remaja, lomba fashion carnival, lomba floral culinary, lomba merangkai bunga
lomba dekorasi pelaminan, dan lomba floral bride make up,” urai pembina PWI Malang Raya ini.

Selain itu, urai dia, bakal diselenggarakan juga expo landscape, make up artist, dan dekorasi pelaminan, dan bazaar floral culinary.

Tidak hanya itu, menurut Arief Sidomulyo Floral Festival juga bekerjasama dengan pelaku kopi Kota Batu seperti Janus Café, Kembar Djaja Café, Greenrock Café, dan Beuja Street Coffee.

“Para pelaku kopi menyediakan kesempatan pelatihan barista gratis bagi warga Desa Sidomulyo yang ingin belajar meracik aneka suguhan kopi kekinian.

“Melalui lomba cipta menu floral culinary, kreasi menu terbaik akan dipilih untuk menjadi bagian dari menu andalan kafe Mall Bunga Sidomulyo. Sidomulyo Floral Festival tidak hanya menjadi ajang promosi dan pesta rakyat,” tegasnya.

Namun, tegas dia, juga harapan dari Desa Sidomulyo agar masyarakat dapat tetap mempertahankan tanaman hias sebagai mata pencaharian dan ikon desa. (Gus).