IKIP Budi Utomo, Buka PMB Paket Lebaran Heppiie dan Untuk Keluarga Pendidik

11 May 2022 - 19:03 WIB
PMB IKIP Budi Utomo Malang
PMB IKIP Budi Utomo Malang

MALANGKOTA (Surabayaapost.id)  – Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Budi Utomo Malang atau biasa disebut IBU, kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2022/2023, dengan proses yang hampir sama dengan sebelumnya.

“Kali ini kami berikan kemudahan bagi keluarga Pendidik, karena bertepatan dengan hari pendidikan nasional,” ungkap rektor IKIP Budi Utomo, Dr. H.Nurcholis Sunuyeko, Rabu (11/05/2022).

Menurut Nurcholis, dikesempatan kali ini program baru PMB IBU Malang dengan Paket Lebaran Heppiie berlaku mulai 10 Mei sampai dengan 10 Juni 2022, dan disediakan untuk keluarga pendidik.

“Di Paket Lebaran Heppiie ini, kami berikan diskon khusus bagi calon mahasiswa baru (Camaba) yang telah lunas biaya sumbangan gedung atau cash back sebesar 10 persen,” jelasnya.

Sedangkan, lanjut Nurcholis, untuk keluarga pendidik atau guru, IBU memberikan potongan biaya awal kuliah atau sumbangan pembangunan sampai dengan Rp 500.000, bagi pendidik dan putra-putri guru.

“Selain itu, kami juga berikan Potongan 10 persen biaya awal kuliah bagi pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan mendapatkan kesempatan beasiswa KIP-Kuliah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PMB IBU Malang tahun akademik 2022/2023, Dr. Nopem K Sumitro, M.Pd menjelaskan, untuk proses pendaftaran Camaba, dapat mendaftar melalui link www.maba.budiutomomalang.ac.id.

“Hingga saat ini sudah ada 778 camaba yang telah mendaftar, kita membuka 1000 pendaftar,” katanya.

Nopem menjelaskan, untuk proses pendaftaran dilakukan secara online, para pendaftar bisa mengunjungi  dan hanya mengisi nama, kontak dan program studi yang dipilih.

“Setelah submit data secara online di http://maba.budiutomomalang.ac.id/, pastikan nomor HP (Gawai) pendaftar selalu aktif, karena akan dihubungi oleh Panitia PMB. Siapkan berkas berupa Scan Ijazah atau SKL SMA / Sederajat dan Scan Kartu Keluarga, dan pernyataan kesediaan sumbangan pembangunan,” pungkasnya. (*)