JNE Dukung UMKM Go Internasional 

11 September 2019 - 22:10 WIB
Para pemateri pose bersama usai acara Kopiwriting UMKM yang digelar JNE di Vargo Kitchen Malang

MALANG  (SurabayaPost.id) – JNE  mengaku siap mendukung UMKM untuk go internasional. Kesiapan tersebut diungkapkan Head of Sales Marketing JNE Whindiarto Yudistiro dalam acara Kopiwriting di Vargo Kitchen Malang, Rabu (11/9/2019). 

Dia menjelaskan bahwa banyak sebutan untuk Kota Malang. Mulai kota pendidikan, bahkan hingga dinobatkan sebagai kota pariwisata di Jawa Timur, karena keindahan alamnya. 

Sebagai Kota Pariwisata, kata dia banyak didukung fasilitas seperti pusat hiburan, kuliner, seni dan budaya, serta pernak-pernik khas Malang. “Semua itu memberikan peluang bagi pengusaha usaha mikro kecil menengah (UMKM),” kata dia. 

Sejak tahun 2000 beroperasi di Malang, JNE sebagai perusahaan nasional yang berkonsentrasi bidang usaha pengiriman dan distribusi, menghadirkan inovasi membantu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk terus berkembang.

“Sebagai bentuk dukungan UKM di Kota Malang, JNE memiliki program Rumah UMKM. Tentunya, bekerjasama dengan Dinas Pemerintahan untuk memberikan materi, pelatihan. Coaching Clinic berupa branding, packaging dan digital marketing. Itu dilakukan di kelurahan hingga para komunitas. Semuanya untuk mendukung pelaku usaha semakin berkembang di ekonomi digital,” tutur Kepala Cabang JNE Malang, Windhu Abiworo, Rabu (11/09/2019).

Selain itu, para pelaku UMKM diajak untuk go internasional melalui program ‘Ekspor Lebih Mudah’ ke seluruh dunia. Adanya Bandara Internasional di Surabaya, pengiriman barang keluar negeri semakin mudah. 

“Kalau sebelumnya pengiriman barang dari Malang ke berbagai daerah di Indonesia, selanjutnya dari Malang ke Turki. Atau ke luar negeri lainya, hingga menjadi exportir. Hal itu akan semakin membuka dan memperluas pasar para UMKM di Malang. Tentunya, semakin meningkatkan daya saing,” lanjut pria berkacamata ini.

Sementara itu Tri Widyani, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Malang mengaku memiliki program Klinik Bisnis. Diperuntukan pelaku UMKM, agar siap di era digitalisasi.

“Pak Walikota, juga sangat konsen dan memberikan perhatian serius di UMKM. Kami juga memberikan pendampingan lanjutan dari pelatihan-pelatihan berbasis digital”, tuturnya.

Apalagi, lanjutnya, sudah ada JNE yang siap memberikan dukungan bukan hanya soal distribusi, namun juga tentang kemajuan kwalitas dan perkembangan UMKM. “Di era digital, distribusi menjadi hal yang sangat penting perannya. Dan JNE siap untuk itu,” imbuh Yani. (lil)