Kado Terindah Hari Jadi Satpol PP Ke-73, Walikota Malang Terima Penghargaan Sijalinmajataru 2023 dari Gubernur Jawa Timur

8 March 2023 - 21:17 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar parawansa lakukan inspeksi pada Apel gelar pasukan Hari Jadi Satpol PP Ke-73. (dok.humas Pemkot)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar parawansa lakukan inspeksi pada Apel gelar pasukan Hari Jadi Satpol PP Ke-73. (dok.humas Pemkot)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Kado terindah pada momentum Hari Jadi Satpol PP Ke-73, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang meraih penghargaan Sijalinmajataru 2023. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar parawansa kepada Walikota Malang H Sutiaji, Rabu (08/03/2023).

Sebagaimana diketahui, Pemkot Malang terus berupaya menciptakan ketertiban dan ketentraman di lingkungan masyarakat. Hal itulah yang menjadi penilaian dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Hasilnya, Pemkot Malang mendapat penghargaan Sijalinmajataru. Penghargaan diberikan atas partisipasi aktif dalam patroli sigap jaga lindungi masyarakat tahun 2023.

Walikota Malang, H Sutiaji saat menghadiri apel Hari Jadi Satpol PP Ke-73 yang digelar di Alun - Alun Kabupaten Tuban. (dok.humas Pemkot)
Walikota Malang, H Sutiaji saat menghadiri apel Hari Jadi Satpol PP Ke-73 yang digelar di Alun – Alun Kabupaten Tuban. (dok.humas Pemkot)

Penghargaan itu diserahkan bertepatan dengan apel gelar pasukan memperingati hari jadi Satpol PP ke 73, hari jadi Linmas ke 61, serta hari jadi ke 104 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di alun-alun Kabupaten Tuban, Rabu (08/03/2023 dan Kota Malang meraih peringkat terbaik ke 2.

Ditemui selepas kegiatan, Walikota Sutiaji menyampaikan semua prestasi dan pencapaian yang diraih selama ini, semuanya berkat kesadaran dan kepedulian semua elemen untuk ikut berperan aktif berkontribusi dalam balutan kolaborasi hexahelix.

Walikota Sutiaji bincang dengan pejabat daerah lain jelang penerimaan penghargaan. (dok.humas)
Walikota Sutiaji bincang dengan pejabat daerah lain jelang penerimaan penghargaan. (dok.humas)

“Jadi begini ya, memaknai setiap prestasi yang kita raih, ini semuanya berkat kontribusi semua pihak, kolaborasi hexahelix nya hidup dan jadi budaya baik yang berkembang di masyarakat kita. Ini yang patut kita jaga bersama, sehingga pembangunan di bumi Arema yang kita cintai ini bisa berkelanjutan,”tuturnya.

“Seperti kemarin, kita mendapat Adipura, itu juga kolaborasi dan usaha bersama. Sekarang kita mendapatkan apresiasi dari Bu Gubernur, ini juga usaha bersama. Jadi ini yang patut diapresiasi dan dibanggakan. Saya kira masyarakat kota Malang sudah sangat proaktif menjadi mitra dan obyek pembangunan,” tambah Sutiaji.

Walikota Malang, H Sutiaji bersama Kabag Humas, Donny Sandito dan Protokol Pemkot (dok.humas Pemkot)
Walikota Malang, H Sutiaji bersama Kabag Humas, Donny Sandito dan Protokol Pemkot (dok.humas Pemkot)

Ketika disinggung tentang penghargaan Sijalinmajataru yang diterima Kota Malang, Walikota Sutiaji menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan kepada daerah yang aktif dalam patroli sigap yang diadakan Pemprov Jawa Timur.

Orang nomor satu di Pemkot Malang ini juga mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan Satpol PP Kota Malang yang berkolaborasi dengan Satlinmas Kota Malang dan masyarakat menjaga ketentraman dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Apel gelar pasukan Hari Jadi Satpol PP Ke-73 yang digelar di Alun - Alun Kabupaten Tuban. (dok.humas)
Apel gelar pasukan Hari Jadi Satpol PP Ke-73 yang digelar di Alun – Alun Kabupaten Tuban. (dok.humas)

“Penghargaan ini (Sijalinmajataru) tentu linear dengan visi misi yang kami usung. menciptakan lingkungan yang nyaman tentu perlu upaya. Satpol bekerja sama dengan linmas lewat Ngalam 112, lalu malam tahun baru kemarin kita galakkan poskamling bersama di semua wilayah dan tersambung langsung kegiatannya ke Ibu Gubernur, Alhamdulillah ini diapresiasi,” ujar pria ramah tersebut.

Dirinya juga berpesan kepada semua elemen masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Kota Malang terlebih dalam menyambut gelaran pesta demokrasi tahun 2024. Sutiaji berharap kedewasaan masyarakat di Kota Malang dapat menjadi benteng tangguh untuk terus menjadikan Kota Malang sebagai kota yang aman, damai dan toleran. (hms*)