Kecamatan Bagor, Nganjuk Dipoles Menjadi Desa UMKM

Caption: Warga Kecamatan Bagor tengah dilatih berwirausaha di Balai Desa Bagor Kulon, Nganjuk.

NGANJUK (surabayapost.id) – Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro (Nakerkopum) Kabupateng Nganjuk memoles Kecamatan Bagor menjadi salah satu desa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Alasannya, kecamatan yang berada di wilayah Nganjuk bagian barat itu memiliki potensi alam yang bisa dikembangkan menjadi sentra produksi barang-barang yang memiliki nilai jual.

“Untuk dinas memberdayakan masyarakatnya dengan memberi kemampuan berwirausahan dan memproduksi barang sesuai selera Konsumennya,” ujar Putu Winarsa, Kepala Dinas Nakerkopum Nganjuk saat membuka Pelatihan Kewirausahaan dan Akuntansi di Balai Desa Bagor Kulon, Senin (25/3/3029) pagi tadi.

Putu menjelaskan, Kecamatan Bagor dipilih karena potensi alamnya mendukung, menyediakan bahan baku seperti padi, palawija dan sayuran. “Tinggal memoles dengan memberi kemampuan berproduksi dan memasarkan harapan ini bisa terwujud,” terangnya.

Ia mengaku optimistis jika program desa UMKM di Kecamatan Bagor ini bisa tercapai. Pasalnya, Pemkab Nganjuk juga mendukung dengan mengeluarkan kebijakan agar otlet bisnis modern seperti Alfamart dan Indomaret yang ada di Kabupaten Nganjuk diwajibkan memasarkan produk lokal.

Menurut Putu, hal ini bisa menjadi daya dorong tumbuhnya wirausaha baru dan meningkatkan optimalisasi program desa UMKM ini. Keberadaan desa UMKM, pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat melalui sektor industri kecil dan menengahnya. (ony)

Baca Juga:

  • DPRD Kota Malang Sahkan Ranperda BPR, Dorong Penguatan Ekonomi Lokal dan UMKM
  • Kejari Kota Malang Dukung UMKM, Puji Produk Kuliner Pasar Klojen
  • FTP UB Lepas 846 Mahasiswa untuk Ikuti Program 3M, Dukung UMKM di Kota Batu
  • Wali Kota Malang Apresiasi Bantuan Usaha dan Pelatihan untuk UMKM
  • Be the first to comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.