Kepala Dinas Kominfo: Kota Batu Masuk Zona Merah

2 August 2021 - 10:25 WIB

BATU(Surabayapost.id )-  Kota Batu maaih masuk zona merah atau wilayah dengan status resiko tinggi terkait penyebaran Covid-19. Sebab, skornya hingga saat ini mencapai 1,50. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batu, Ony Andrianto melalui pres rilis,  Minggu (1/8/2021) malam.

Itu ditinjau dari indikator kesediaan layanan kesehatan bagi pasien covid – 19 di Kota Batu.

“Kota Batu masuk zona merah atau resiko tinggi karena hari ini BOR TT Icu mencapai 100% dan BOR TT isolasi mencapai 96,83 % artinya kapasitas layanan rumah sakit (RS) tidak lagi mampu untuk menampung pasien Suspek atau Kinfirm Covid – 19,” katanya.

Itu, kata dia, apabila ditinjau dari 14 indikator bersatu lawan covid – 19 kondisi Kota Batu, masuk zona merah.Sedangkan terkait penambahan kasus baru.

“Sebagian besar berasal dari kontak erat keluarga pasien konfirm.Untuk itu, perkembangan covid – 19 di wilayah Kota Batu per 1 Agustus 2021 dapat dilaporkan,” paparnya.

Itu, papar dia, jumlah kasus covid kumulatif terdapat 2.472 orang ( +7) dengan jumlah kesembuhan kumulatif 1.895 ORG (+22).

“Untuk jumlah kematian kumulatif sejumlah 189 orang (+1) dan jumlah kasus aktif senjumlah 388 orang (+7),” jelasnya. Selanjutnya, jelas dia, jumlah kasus baru per hari ini, sejumlah 7 orang, dan jumlah sembuh per hari mencapai 22 orang.

“Untuk jumlah kematian per hari 1 orang, dan jumlah RT Zona Orange 0, dan jumlah RT Zona Kuning 286 ,dan jumlah RT Zona Hijau 852,” terangnya.Lantas terang dia, untuk jumlah BED ICU, 12 TT, Jumlah BED Isolasi 126 TT, dan Jumlah BED ICU Terpakai  12 TT.

“Sedangkan Jumlah  BED Isolasi terpakai 122 TT, dan BOR total ICU + Isolasi  97,10%.Untuk BOR tempat tidur isolasi RS rujukan mencapai 96,83%. Kemudian untuk BOR Tempat tidur ICU RS rujukan 100%,” bebernya.

Itu, beber dia, terkait keterisian Shelter Isolasi Kota Batu 88 pasien dari sejumlah 156 BED tersedia (56,41%).

“Jumlah penerima vaksin, 39.978 Dosis,dan jumlah cakupan vaksin dosis 1 , 24,24%.Untuk jumlah cakupan vaksin dosis 2, 13,31% 24. % total divaksin berdasar penerima vaksin,” urainya. ( Gus)