Kota Surakarta dan Kota Pematang Siantar Jadi Kota Sister City Kota Malang

Wali Kota Malang Sutiaji menandatangani MoU terkait Sister City dengan Kota Pematang Siantar dan Kota Surakarta

SEMARANG  (SurabayaPost.id) – Kota Surakarta dan Kota Pematang Siantar dipastikan menjadi Kota Sister City dari Kota Malang. Kepastian itu setelah Wali Kota Malang, H Sutiaji melakukan penandatanganan MoU Sister City dengan Wali Kota Surakarta dan Wali Kota Pematang Siantar di sela-sela rangkaian kegiatan Apeksi ke XIV tahun 2019 di Kota Semarang, Kamis (4/7/2019).

Penandatanganan MoU itu juga disaksikan Wakil Wali Kota Malang, H. Sofyan Edi Jarwoko, Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto beserta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Wali Kota Sutiaji menandatangani MoU Pembangunan Antar Daerah untuk mewujudkan efisiensi, efektifitas dan sinergitas penyediaan pelayanan umum kepada masyarakat. Selain itu  bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

“Mensinergikan sumber daya dan potensi yang dimiliki masing-masing daerah serta mendorong pengembangan perekonomian daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat akan menjadi tujuan kerjasama ini” ujar Sutiaji.

Untuk Kota Surakarta, lanjut Sutiaji, sister city kita akan lebih difokuskan pada pengelolaan manajemen parkir yang sudah online dan pengelolaan tinja; sedangkan dengan Kota Pematang Siantar, kami akan lebih banyak belajar tentang pembentukan dan pengelolaan Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha.

Pria berkacamata minus itu juga menambahkan bahwa selain dengan Kota Surakarta dan Pematang Siantar; Kota Malang juga akan melakukan sister city dengan Kota Semarang untuk mempelajari pengelolaan IT.

“Kedepan, kami juga akan mengupayakan kerjasama dengan Pemprov DIY, karena satu-satunya provinsi yang memiliki SAKIP dengan nilai AA di Indonesia hanyalah Pemprov DIY” tutur Sutiaji.

Penandatanganan MOU dari Kota Surakarta dihadiri oleh Wakil Walikota Surakarta, Achmad Purnomo, sedangkan dari Kota Pematang Siantar dihadiri oleh Wakil Walikota Pematang Siantar, Togar Sitorus.

Kerja sama sister city ini juga akan melakukan transfer pengetahuan dan pertukaran data informasi potensi peningkatan BUMD dalam upaya pengembangan perekonomian bagi masing-masing daerah.

Penandatanganan MoU antara Kota Malang dengan 2 (dua) kota tersebut, mendapatkan apresiasi dari Mendagri Tjahjo Kumolo dan Ketua Apeksi Airin Rachmi Diany, yang juga Walikota Tangsel. Menurut Tjahjo itu satu terobosan positif, dan perlu ditradisikan serta wujud konkret dari sebuah kolaborasi. (lil)

Baca Juga:

  • Jatim Park Group Luncurkan Liburan ‘Keliru’ Bertabur Hadiah
  • PT ACA Santuni Anak Yatim Piatu se – Malang Raya
  • Menjadi Penulis Internasional Melalui Authorpreneurship Ala Donny Susilo
  • Kampung Wirausaha Nusantara Dilaunching
  • Kota Malang Catat Inflasi Bulanan Terendah se-Jatim, Wali Kota Sutiaji : Nyatakan Kesiapan Seluruh Jajarannya Untuk Terus Mengawal Inflasi
  • Kota Malang Raih Predikat Terbaik Ketiga Penghargaan Pembangunan Daerah 2022
  • Pengendalian Inflasi Menjadi Prioritas Kota Malang Dalam P-APBD 2022
  • Karnaval Kota Malang, Pestanya Budaya Nusantara
  • Kolaborasi Hantarkan Pasar Kasin, Kota Malang Raih Predikat Pasar Berstandar Nasional
  • Kabar Baik, Kota Malang Kembali Raih Predikat Kota Ramah Anak. Walikota Sutiaji : Sarana Untuk Kenyamanan Anak – Anak Terus Ditingkatkan
  • Be the first to comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.