Kronologi Kecelakaan Maut Rombongan Bus Wisata Warga Benowo Di Tol Sumo

16 May 2022 - 18:20 WIB
Petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas di lokasi kecelakaan Bus di Tol Sumo
Petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas di lokasi kecelakaan Bus di Tol Sumo

SURABAYA (SurabayaPost.id) – Kecelakaan maut dialami oleh bus pariwisata yang mengangkut warga Benowo, Surabaya di tol Surabaya-Mojokerto pada Senin (16/5/2022).

Diketahui, sebanyak 30 orang warga Benowo, Surabaya melakukan kegiatan pariwisata di Dieng dan Yogjayakarta. Mereka berangkat pada Sabtu (14/5/2022) dan dijadwalkan sampai di Surabaya pada Senin (16/5/2022) pagi.

Namun, saat perjalanan pulang, bus mengalami kecelakaan menabrak tiang VMS pada km 712+400/A.

Kronologi sementara dari polisi mengungkapkan bus melaju dengan kecepatan sedang. Lebih lanjut, bus sempat oleng ke kiri sehingga menabrak tiang VMS sehingga mengakibatkan bus terguling.

Dugaan sementara, penyebab kecelakaan dikarenakan sopir mengantuk. Hal itu merujuk adanya temuan ban yang tidak pecah meskipun terlepas dari badan mobil. Ban itu diduga terlepas setelah truk menghantam tiang.

“Saat tiba di km 712+400 /A, kendaraan oleng ke kiri dan menabrak tiang VMS (Variable Message Sign) di pinggir bahu jalan tol sehingga terguling,” ungkap Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi.

“Laka lantas terjadi patut diduga driver mengantuk,” ungkapnya lanjutnya.

Hingga saat ini, sejumlah 15 orang warga dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto.

Mereka tercatat merupakan tetangga satu kampung, yakni Warga RW 1 dan RW 2, Benowo Krajan, Gang 3, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Surabaya.

Mas’ud, warga Benowo Krajan, yang merupakan salah satu tetangga korban mengatakan bus pariwisata tersebut mengangkut sekitar 30 orang untuk berwisata di Dieng dan Jogjakarta.

Bus mengalami kecelakaan sewaktu hendak kembali ke Surabaya.

“Yang meninggal masih tetangga kampung, kecelakaan sewaktu kembali dari Dieng “kata Mas’ud sewaktu ditemui di rumah duka salah satu korban.

Sejumlah korban yang sudah teridentifikasi langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Sementara itu, korban luka-luka masih di rawat di rumah [email protected] (Jun)