Libur Karena Corona, Twenty Lakukan Penyemprotan Desinfektan

23 March 2020 - 21:24 WIB
Karyawan Twenty Lounge & Resto secara bersama - sama melakukan penyemprotan di setiap ruangan

MALANG (surabayapost.id) – Tempat karaoke Twenty Lounge & Restaurant tutup sementara untuk libur karena wabah virus korona. Selama masa libur tersebut, dilakukan penyemprotan desinfektan sejak Senin (23/3/2020).

Penyemprotan itu, menurut General Manager Twenty Lounge & Resto, Fery Cahyono, sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran virus Corona. Itu mengingat, Corona Virus Desease (Covid 19), telah menjadi musuh bersama yang harus dilawan.

Fery Cahyono menerangkan, penyemprotan adalah upaya tindak lanjut pencegahan yang telah dilakukan sebelumnya. Menurutnya, beragam upaya pencegahan harus dilakukan, untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan pengunjung.

General Manager Twenty Lounge & Resto, Fery Cahyono kala memberikan keterangan kepada wartawan terkait upaya pencegahan virus corona

“Kegiatan penyemprotan ini, upaya lanjutan dari sebelumnya. Setelah beberapa waktu lalu, kami telah memulai dengan pendeteksi suhu badan bagi setiap pengunjung yang datang,” terangnya ditemui di sela sela penyemprotan, Senin (23/0/2020).

Lebih lanjut, penyemprotan dilakukan di seluruh ruangan termasuk di stage dan beberapa tempat lainnya. Ia tidak ingin ambil resiko, mengingat hal ini adalah tentang pelayanan. Untuk itu, di semua bagian dilakukan penyemprotan tanpa terkecuali.

“Saat ini memang sedang libur, sebagaimana petunjuk pemerintah. Makannya, kami gunakan pembersihan di setiap sudut ruangan. Kami sterilisasi secara keseluruhan. Sehingga nanti, disaat kita sudah waktunya masuk kerja, kondisinya sudah bersih. Tentunya, untuk kenyamanan para pengunjung. Jadi hal positif dari keadaan saat ini, adalah digunakan untuk bersih bersih hingga penyemprotan,” lanjutnya.

Ia tidak menampik, bahwa saat ini dalam kondisi yang tidak mudah. Mengingat, sebentar lagi sudah datang bulan Ramadhan, dimana semua aktivitas di tempat hiburan akan libur satu bulan penuh. Tentunya, pihak manajemen sudah menginformasikan kepada seluruh karyawan.

“Kami menyebut, para karyawan ini standby di rumah. Komunikasi tetap berjalan. Sambil menunggu kondisi normal kembali. Sehingga nantinya kita bisa aktif kembali dalam kondisi yang fresh,” pungkasnya. (lil)