Wawali: Semua OPD Wajib Menganggarkan Penanggulangan Covid-19

23 March 2020 - 21:10 WIB
Wawali Punjul Santoso dan Kabag Humas Kota Batu Santi Restuningsasi

BATU (surabayapost.id) – Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Batu diinstruksikan wajib menganggarkan penanggulangan covid-19. Instruksi tersebut menurut Wawali Punjul Santoso disampaikan langsung Walikota Batu Dewanti Rumpoko dalam rapat terbatas di kantor Among Tani Kota Batu, Senin (23/3/2020).

Dia menjelaskan tadi pagi minta semua OPD diminta menganggarkan penanganan virus korona. “Jadi seluruh OPD wajib hukumnya menganggarkan dalam penanggulangan covid – 19 ini. Tidak ada alasan dari masing – masing OPD untuk tidak menganggarkan dan tidak ada alasan pula kalau tidak ada anggarannya,” kata Punjul.

Dengan perintah Ibu Dewanti Rumpoko, menurut Punjul pekan depan rekapitulasi dari ketua tim , Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu Zadiem Effisiensi harus sudah terkumpul.

“Yang tidak mau menganggarkan atau tak mau memberikan anggaran akan segera di-Plt-kan. Karena ini sudah bencana nasional dan ini urusan nyawa,” tegas Punjul.

Karena masyarakat tegas dia yang perlu dibantu. Sedangkan lanjut dia,terkait dengan alat pelindung kesehatan ( APK) menurutnya pada hari ini, masing – masing OPD sudah pesan melalui bagian umum Pemkot Batu.

“Dia pesan kurang lebihnya 100 box masker, namun yang ada baru 20 box, dan dikirim sebanyak 20 bok ,” ngakunya.

Kemudian lanjut dia, pada saat melakukan video conference di Balai Kota Among Tani dengan Walikota Malang Sutiaji mengaku punya channel. Mereka akan memberikan beberapa ratus bok.

“Yang rencananya akan dibagi untuk kepentingan Kabupaten Malang dan Kota Batu.Berikutnya untuk hal hand sanitizer di Bagian Umum yang pesan,” paparnya.

Bahan pembuatan hand sanitizer, menurutnya ada pabrik yang akan memberikan bahan. Harganya kata dia murah asalkan tidak dibebani pajak.

“Karena untuk kepentingan masyarakat. Jadi ada beberapa item APK.Mulai dari masker dan Hand Sanitizer,” jelasnya.

Berikutnya jelas dia, bagi masyarakat yang kurang mampu, menurutnya Walikota Batu bakal memberikan kebijakan melalui ketahanan pangan. “Yang akan diberikan oleh Dinas Sosial berupa beras, minyak goreng dan kebutuhan yang lainnya,” pungkasnya (Gus)