Menteri Investasi/Kepala BKPM Bangkitkan Semangat Mahasiswa UB

24 August 2021 - 12:36 WIB

MALANG (SurabayaPost.id) – Menteri Investasi/Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia memberikan kuliah umum pada mahasiswa baru Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Brawijaya (UB) Malang angkatan 2021/2022. Kuliah perdana  secara virtual itu itu digelar  Senin (23/8/2021).

Pada kesempatan tersebut Bahlil membangkitkan spirit para mahasiswa. Bahkan dia menegaskan agar mahasiswa yang kurang mampu agar tidak minder.

“Gak perlu malu. Yang mungkin hidupnya terbatas gak boleh malu dengan temannya yang kaya. Yang kaya itu bapak ibunya. Tetapi kalian sesama teman itu setara. Kalian pasti bisa,” ujar Bahlil kepada mahasiswa FEB UB.

Dia layak berbicara seperti ini, karena Bahlil sendiri bukan berasal dari keluarga berada ketika masih muda.

Bahkan, sejak kecil Ketum HIPMI 2015-2019 itu hidup susah. Ayahnya kuli bangunan. Sementara, ibunya adalah buruh cuci.

Tetapi, ini tak menghentikan semangat Bahlil muda untuk berjuang. Dia pernah menjadi sopir angkot sampai loper koran.

Pada era mahasiswa, Menteri Investasi ini juga aktif di organisasi HMI, bahkan terdaftar pernah menjadi pengurus pusat.

Dengan modal semangat dan jejaring yang dia bangun sejak muda, Bahlil membuka usaha sendiri.

Hingga akhirnya, pria asal Maluku yang besar di Papua itu sukses sebagai pengusaha, yang memiliki 10 perusahaan.

Karena itu, Bahlil menegaskan tak ada yang tak mungkin. Apalagi bagi mahasiswa kampus prestisius seperti FEB UB.

“Kalau saya saja bisa, saya yakin dari anda-anda ini akan muncul pemimpin. Di antara anda akan ada yang masa depannya akan berkiprah di bidang ekonomi nasional,” tegasnya.

Prof Ahmad Erani Yustika, Ketua IKA UB, sekaligus alumnus Fakultas Ekonomi UB, menyebut mahasiswa era sekarang beruntung.

“Zaman saya maba, belum dapat kesempatan dapat inspirasi dari Pak Menteri seperti kalian sekarang,” ujarnya.

Karena itu, dia berharap mahasiswa FEB UB memanfaatkan kuliah dari Menteri Investasi dan BKPM RI ini dengan sebaik-baiknya.

“Betapa keberhasilan adalah kombinasi kegigihan, nyali dan tentu saja kerja keras dalam belajar. Apapun keterbatasan tidak akan menghalangi sukses,” jelasnya.

Sementara itu, Prof Dr Aulanni’am drh DES, Wakil Rektor I UB, meminta para mahasiswa baru FEB UB untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

Pesan dari Pak Rektor, manfaatkan kesempatan yang ada, supaya bisa lulus tepat waktu. FEB UB tidak salah menjadi pilihan anda. Karena, FEB UB mengantongi banyak akreditasi internasional,” jelas Prof Aul.

Dia pun menegaskan, UB memakai kurikulum merdeka belajar dengan fasilitasi dari masing-masing fakultas.

Dengan kekuatan 2500 dosen serta tenaga pendidik sekitar 2000, UB melayani 69 ribu mahasiswa.

“Dengan kondisi covid ini saya berpesan, tetap semangat beraktivitas positif dalam masa pandemi. Perhatikan selalu protokol kesehatan,” tutupnya. (Lil)