Peduli Dampak Covid-19, Warga Meduran Dirikan Lumbung Sembako

27 May 2020 - 21:10 WIB
Lumbung Sembako yang didirikan warga Meduran.

BATU (SurabayaPost.id) – Peduli terhadap warga yang didera badai wabah Covid – 19, warga Kampung Meduran, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, mendirikan lumbung sembako. Pendirian lumbung Sembako itu mengusung tema “Meduran Peduli, Meduran Berbagi’.

Hal tersebut dibenarkan Muhajirin, salah satu penggagas lumbung sembako tersebut, Rabu (27/5/2020).

Menurut pria berdarah Madura yang sapaan akrabnya Hajir ini, pandemi virus corona disease (Covid-19 ) yang terjadi saat ini telah melumpuhkan nadi perekonomian masyarakat. “Seperti halnya para pedagang, petani, sopir, ojek, buruh, tukang parkir dan pekerja harian serta lain sebagainnya,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, saat ini masyarakat merasa kesulitan untuk kebutuhannya. Terutama menurut dia terkait kebutuhan dapur.

Sebagai upaya untuk meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dapur, warga dusun Meduran mendirikan lumbung sembako. “Lumbung itu terletak di Jalan Diran, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu Kota Batu,” ungkapnya.

Selanjutnya, ungkap dia, giat yang dimaksud, lahir dari keinginan para pemuda RW, 01 dan RW, 02 di dusun setempat. “Sedangkan untuk penyediaan sembakonya, didapat dengan cara gotong – royong masyarakat dusun setempat,” kata fia.

Hal itu kata dia diawali dengan patungan untuk memantik reaksi warga setempat yang mau peduli. “Alhasil dihari yang ke 6 ini animo para donatur ternyata banyak juga,” tutur Hajir bangga.

Meski begitu, menurut Hajir, selain menyediakan lumbung sembako, juga memberikan edukasi kepada warga. Itu terkait protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

“Makanya di lumbung sembako ini juga menyediakan masker gratis kepada warga yang membutuhkan. Selain itu kami dan rekan – rekan mensosialisasikan pentingnya physical distancing (jaga jarak) dan membudayakan cuci tangan setelah melaksanakan aktifitas apapun dan mandi setelah beraktifitas keluar rumah,” pesannya.

Sementara itu, Fuad Dwiyono sekaligus penggagas giat bakti sosial tersebut memaparkan terkait lumbung sembako tersebut di buka mulai Pukul 13.00 Wib hingga selesai.

“Untuk warga yang membutuhkan bisa langsung mengambil sembako dan sayuran yang sudah disediakan gratis tanpa terkecuali.Bagi warga dari luar dusun meduran juga boleh mengambil apabila membutuhkan,” pungkasnya. (Gus)