Peduli Nguri – Uri Budaya dan Dukungan Promosi, DKKB Beri Piagam Penghargaan Kepada Kajati Jatim dan Kajari Batu

15 September 2022 - 04:16 WIB
Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Mia Amiati pose bersama Forkopimda Kota Baru, Rabu (14/09/2022) malam
Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Mia Amiati pose bersama Forkopimda Kota Baru, Rabu (14/09/2022) malam

BATU (SurabayaPost.id) – Peduli Nguri – uri budaya dan dukungan promosi kepada seniman serta budayawan Kota Batu, Dewan Kesenian Kota Batu (DKKB) memberikan penghargaan Amphitheatre Arjuna Wiwaha kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Mia Amiati dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Batu, Agus Rujito.

Pemberian piagam penghargaan itu, digelar di Amphitheatre Arjuna Wiwaha, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (14/9/2022) malam.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq, menyatakan gelaran ini sangat sepesial bagi masyarakat Kota Batu khususnya seniman, dan budayawan yang tergabung dalam DKKB.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq

“Rasa terimakasih masyarakat seniman dan budayawan Kota Batu kepada yang terhormat Ibu Mia Kajati Jatim. Beliau diberi penghargaan oleh Dewan Kesenian Kota Batu, secara tulus karena Ibu Mia telah memberikan yang terbaik dengan support, arahan dan petunjuk untuk Kota Batu,” kata Arief.

Menurut dia, dukungan promosi kepada seniman dan budayawan Kota Batu termasuk pada Sendratari Arjuna Wiwaha itu, merupakan kepedulian Kajati untuk Nguri – uri budaya.

“Beliau menginginkan kebudayaan di Kota Batu tetap dilestarikan. Selain itu, beliau juga menanamkan konsep untuk lebih mencintai dan mendukung dengan kebudayaan yang tumbuh dan berkembang agar bisa lestari. Didamping itu juga memberikan manfaat kepada pengembangan dan perekonomian kesejahteraan masyarakat batu,” ujarnya.

Terlebih, papar dia, malam hari ini juga kedatangan tamu dari SMK Banyumas Provinsi Jawa Tengah yang turut mengapresiasi seni di Arjuna Wiwaha.

Pagelaran inipun menurut Arief, sudah puluhan paket wisata diselenggarakan di Arjuna Wiwaha  kunjungan – kunjungan paket wisata atau kunjungan berkelompok dari banyak daerah.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Mia Amiati didampingi Wawali Kota Batu, Punjul Santoso meninjau stand sebelum memasuki Gedung Sendratari
Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Mia Amiati didampingi Wawali Kota Batu, Punjul Santoso meninjau stand sebelum memasuki Gedung Sendratari

“Termasuk malam ini luar biasa wisatawan dari Banyumas sebanyak  400 orang yang hadir langsung. Ternyata mereka sangat tertarik dan senang dengan layanan pagelaran pada malam hari ini,” tutur Arief bangga.

Mereka, kata dia sangat terkesan, dan mereka berjanji untuk masyarakat Banyumas bakal datang kembali pada bulan Oktober 2022 mendatang.

“Alhamdulillah, dan luar biasa Ibu Kajati Jatim hadir pada malam hari ini bersamaan dengan kedatangan ratusan wisatawan dari Banyumas. Beliau memenuhi undangan dari pelaku budaya dan seni Kota Batu untuk menerima piagam penghargaan. Itu bentuk apresiasi terhadap beliau atas support dan dukungan pada pengembangan kebudayaan dan seni Kota Wisata Batu,”

“Beliau hadir dan sekaligus menyaksikan pagelaran Ikon Kota Batu Sendratari Arjuna Wiwaha. Termasuk dukungan Kajari Batu, seperti Jaksa Peduli Wisata, dan Jaksa Peduli Budaya,” tandasnya.

Dalam sambutannya, Kajari Jatim, Mia Amiati mengingatkan ditengah alam terbuka, Allah SWT maha segalanya telah memberikan kenikmatan kepada kita semua.

Menariknya, pucuk pimpinan Kejati Jatim tersebut, dalam pesannya berpantun.

“Kendang ditabuh dihari senja, kereta kencana masuk istana, tingginya adat serta budaya, ini peradaban sebuah bangsa”

“Agar anak menjadi sopan, ajarkan adab serta tauladan, agar budaya tidak terlelan jaman, pementasan Sendratari harus sering diadakan,” ujarnya.

Sebagai mana diketahui, lanjut dia, bahwa Indonesia memiliki semboyan “Bhineka Tunggal Ika” secara harfiahnya, menurut dia, semboyan tersebut mengandung pengertian.

“Meskipun berbeda – beda tetapi tetap satu. Artinya bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, kita tidak boleh membeda – bedakan identitas karena suku, karena agama, karena etnis atau karena daerah. Semua harus kita hormati dengan kasih sayang dan persaudaraan diantara kita semua,” pesan dia.

Dewan Kesenian Kota Batu memberikan piagam penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Mia Amiati dan Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Agus Rujito, Rabu (14/09/2022) malam
Dewan Kesenian Kota Batu memberikan piagam penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Mia Amiati dan Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Agus Rujito, Rabu (14/09/2022) malam

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, menyampaikan terimakasih dengan kedatangan Kajati dan jajaran, serta Kapolres Batu bersama yang lain.

“Ini yang dinanti seluruh masyarakat batu untuk memberikan support terutarma teman – teman budaya dan seniman. Dengan kedatangan beliau Ibu Mia, mempunyai nilai tersendiri yang luar biasa untuk memberikan support,” katanya.

Bahkan tempat ini, dengan kedatangan Kajati, Punjul mengatakan akan diviralkan oleh seluruh masyarakat Kota Batu.

“Agar tau kalau datang ke Kota Batu tidak hanya pada Alun – alun batu saja.
Ada tempat Amphitheatre yang satu – satunya di bangun oleh Pemkot Batu, yaitu Arjuna Wiwaha. Ini untuk masyarakat semuanya, dan ini satu – satunya tempat yang tidak jauh dari pusat Kota Wisata Batu,” timpalnya.

Untuk diketahui, gelaran rutin Dinas Pariwisata Kota Batu tersebut, salah satu terobosannya untuk meramaikan Kota Wisata Batu dari wisatawan. Itu tercermin ratusan wisatawan dari Banyumas malam itu yang hadir, mereka berjanji bakal datang kembali pada Sendratari Arjuna Wiwaha. (Gus)