Perumdam Among Tirto Bagi-bagi Hadiah Bagi Pelanggan Teladan

30 April 2021 - 14:40 WIB
Pelanggan teladan yang dapat hadiah dari Perumdam Among Tirto

BATU (SurabayaPost.id)  – Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Among Tirto Kota Batu, Jumat (30/4/2021) bagi – bagi doorprize. Setidaknya ada  lima unit kulkas untuk pelanggan teladan.

Hal tersebut, dibenarkan Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu, Edi Sunaedy, Jumat (30/4/2021). Menurut pucuk pimpinan Perumdam, terkait giat yang dimaksud, bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Perumdam Among Tirto Kota Batu.

“Kami telah membagikan doorprize (hadiah) berupa 5 unit kulkas untuk pelanggan teladan. Doorprize tersebut diberikan kepada mereka yang sudah lolos tahapan seleksi, dan survey, hingga proses pengundian yang dilakukan panitia,” katanya.

Itu, ungkap dia, mereka yang lolos tahapan tersebut, menurutnya ada sejumlah 300 orang yang masuk kategori pelanggan teladan ( PT).Dari sejumlah itu, kata dia, tengah diambil sejumlah 5 orang yang beruntung dengan sistem undian.

“Untuk kategori PT ini,  bagi mereka yang tertib melakukan pembayaran, dan pemakaian air sesuai standrat PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat),” urainya.

Lantas,urai dia, dari sejumlah 300 pelanggan kategori teladan tersebut, diakui  sudah melewati tahapan.

“Salah satunya mereka yang tidak terlambat melakukan pembayaran atau tidak melewati batas tempo. Dan tercatat pemakaian airnya sesuai standar PUPR,  yakni 1 meter kubik per harinya, atau perbulan sejumlah 30 meter kubik,” tegasnya.

Yang perlu disampaikan, tegas dia, untuk rangkaian kegiatan hari ulang tahun Perumdam Among Tirto Kota Batu ke – 18 tahun , diakui sudah dilakukan mulai 5 April hingga 30 April 2021. 

“Untuk hari ini, dilakukan pembagian kulkas ke masing- masing pemenang undian. Bagi yang beruntung, mereka tidak perlu mengambil di Kantor Perumdam, karena ada petugasnya yang langsung mengantar dikediamannya masing – masing,” ujarnya.

Itu, ujar dia, saat ini petugasnya bergerak dan menyasar langsung ke rumah- rumah pelanggan yang berhasil mendapatkan kulkas.

“Kita datangi kerumah masing- masing sebagai bentuk penghormatan yang nobane sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan.Karena mereka sudah menjadi pelanggan yang tertib, teladan, dan menjadi pelanggan yang menjalankan tanggungjawab luar biasa,” puji mantan pergerakan yang sapan akrabnya Sokeh ini bangga.

Yang perlu diketahui lagi, lanjut Sokeh,   inisiasi pemberian doorprize tersebut, bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan meningkatkan sebuah kejujuran,serta sebuah tanggung jawab pelanggan kepada perusahaan daerah air minum ini.

“Ini sebuah terobosan dari teman- teman Hublang, sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan teladan,” timpalnya.  Kemudian, timpal dia, untuk pelanggan yang belum menjalankan tanggung jawabnya dengan benar, ia berjanji akan mendorong dengan pola dan strategi lainnya.

“Hal ini juga bisa menjadi motivasi dan dorongan bagi pelanggan lainnya yang belum masuk di kategori pelanggan teladan.PDAM bisa berjalan lancar, dan bisa dirasakan masyarakat dari segi pelayanan kami,” ucapnya.

Disisi lain, ia membeberkan masih adanya problem terkait keterlambatan pembayaran yang dilakukan pelanggan.Sehingga hal tersebut, menjadi piutang yang harus difikirkan secara serius.Dengan begitu, ia mengaku pihaknya terus melakukan analisa, inovasi maupun terobosan- terobosan dalam pelayanan.

“Yang perlu digaris bawahi, mau tidak mau, kami harus menghadapi berbagai karakter para pelanggan. Dengan keterlambatannya itu, bisa disebabkan,karena sudah karakter. Yang kedua, karena sulit terjangkaunya akses untuk pembayaran pada PDAM,” jelasnya.

Yang ketiga, jelas dia, bisa jadi, pelanggan merasakan beban transportasi untuk datang melakukan pembayaran di kantor Perumdam, yang dimungkinkan mereka harus membayar jasa ojek pulang perginya.Padahal, lanjut dia, untuk tagihan pembayarannya hanya mencapai Rp 30 hingga Rp 40 ribu.

“Seiring dengan ini, PDAM Batu sedang berupaya memberikan akses mudah untuk melakukan pembayaran, dan murah untuk melakukan pembayaran. Selain itu, juga disediakan fasilitas mobil keliling untuk melayani pembayaran bagi pelanggan di daerah- daerah yang jauh jangkauanya,” katanya.

Dengan begitu, kata dia,agar mereka tidak harus datang ke kantor Perumdam untuk melakukan pembayaran.Olehkarena itu, kata dia, bagi pelanggan yang sudah memahami ITE , menurutnya sudah bisa melakukan pembayaran melalui web maupun PPOP yang sudah disediakan. 

“Pembayarannya bisa dilakukan melalui bank- bank terdekat, maupun bisa melalui minimarket modern yang memiliki mesin aplikasi pembayaran,”sarannya.

Dengan demikian,di usia ke –  18 Perumdam Among Tirto Kota Batu, tersebut, ia mengaku sudah melakukan komitmen bersama- sama dari jajaran direksi hingga staff. Hal itu, menurutnya sudah diikat dengan program ‘SIAP’ Sistem Input Aktivitas Pegawai.

“Sehingga pegawai dari jajaran direksi hingga kebawah, bisa terdeteksi apa yang dilakukan dalam melaksanakan pekerjaan maupun pelayanan terhadap pelanggan. Hal inipun berpengaruh terhadap tunjangan pegawai,” tuturnya.

Kebali lagi, pada usia PDAM yang ke – 18, Sokeh menegaskan pihaknya selalu mengevaluasi diri untuk internal PDAM  dari kekurangan- kekurangan dalam melayani pelanggan.

” Kita tingkatkan kualitas pelayanan dan melakukan terobosan- terobosan agar kita bisa menjadi kebanggaan pelanggan dalam pelayanan yang terbaik. 

Sementara untuk eksternalnya, ingin ada sebuah hubungan komunikasi yang baik dengan pelanggan,” harapnya.

Oleh karena itu, ia sudah menyiapkan  program ‘Sapa Pelanggan’ Sistem Aplikasi Pelayanan Pengaduan.Dan aplikasi tersebut, menurutnya  bisa dijadikan pengaduan untuk air mati, dan adanya kebocoran pipa,serta pengaduan tentang lonjakan- lonjakan tarif pembayaran.

“Program tersebut mudah diakses melalui Hp android. Bahkan mereka sampai bisa melihat tagihan untuk bulan berikutnya. Selain itu, untuk permohonan pasang baru bisa dilakukan secara online, dan tidak harus datang ke kantor, dan cukup bisa mengakses melalui web kami.Tinggal mengirimkan foto KTP , KK , foto diri dan alamatnya.Darisitu, langsung bisa diproses,” janjinya ( Gus)