GRESIK (SurabayaPost.id)–Bulan Ramadan kembali dimanfaatkan PT Petrokimia Gresik untuk mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar kawasan industri. Melalui kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah, jajaran direksi perusahaan pupuk milik negara ini mendatangi sejumlah masjid di sekitar wilayah operasional.
Selama tiga hari, 4 hingga 6 Maret 2026, rombongan manajemen Petrokimia Gresik berkeliling ke beberapa desa dan kelurahan sekitar perusahaan. Mereka mengikuti buka puasa bersama warga, melaksanakan salat tarawih berjamaah, sekaligus menyerahkan bantuan operasional kepada pengurus masjid.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin perusahaan setiap Ramadan.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. Ini menjadi bagian dari komitmen Insan Petrokimia Gresik untuk terus berkontribusi kepada masyarakat,” kata Daconi, Sabtu (7/3/2026).
Enam masjid yang menjadi lokasi safari Ramadan antara lain Masjid Roudlotul Abror di Desa Roomo, Masjid At-Taqwa di Desa Suci, Masjid Karomah di Kelurahan Lumpur, Masjid Baitul Amin di Desa Kedanyang, Masjid Roudlotul Jannah di Kelurahan Tlogopojok, serta Masjid Al Muhajirin di Desa Pongangan.
Di setiap masjid yang dikunjungi, perusahaan menyerahkan bantuan sebesar Rp15 juta untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan fasilitas masjid.
Namun bantuan sosial yang digelontorkan perusahaan pada Ramadan tahun ini tidak berhenti di enam masjid tersebut. Petrokimia Gresik sebelumnya juga menyalurkan bantuan kepada 146 masjid dan musala, serta sejumlah lembaga sosial di sekitar perusahaan.
Setiap masjid menerima bantuan Rp7,5 juta, sedangkan musala memperoleh Rp5 juta. Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada 21 pondok pesantren dan 28 panti asuhan, masing-masing sebesar Rp4 juta.
Jika ditotal, nilai bantuan sosial yang telah disalurkan perusahaan pada awal Ramadan ini mencapai Rp723,5 juta.
Manajemen Petrokimia Gresik menyebut bantuan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Perusahaan menyadari bahwa keberlangsungan operasional industri tidak terlepas dari dukungan lingkungan sosial di sekitarnya.
“Bantuan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk komitmen kami untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat,” ujar Daconi.
Dalam setiap kunjungan safari Ramadan, manajemen perusahaan juga meminta doa dari masyarakat agar Petrokimia Gresik tetap diberi kelancaran dalam menjalankan tugasnya menyalurkan pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia, sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Di tengah aktivitas industri yang terus berjalan, Ramadan menjadi ruang bagi perusahaan dan masyarakat sekitar untuk kembali saling mendekat—melalui silaturahmi, doa, dan kepedulian sosial.
