Pj. Walikota Wahyu Hidayat Apresiasi Kelurahan-Kelurahan STBM di wilayah Kota Malang

Pj. Walikota Wahyu Hidayat Apresiasi Kelurahan-Kelurahan STBM di wilayah Kota Malang. (Dok. Prokompim)
Pj. Walikota Wahyu Hidayat Apresiasi Kelurahan-Kelurahan STBM di wilayah Kota Malang. (Dok. Prokompim)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Sampai saat ini belum semua Kelurahan di wilayah Kota Malang yang menjalankan program nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Atas dasar itu, Pj. Walikota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M memberikan motivasi kepada seluruh pihak yang terlibat untuk terus meningkatkan kinerja dan tetap meningkatkan program agar seluruh┬ákelurahan┬ádi Kota Malang menjadi Kelurahan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

“Saya berharap Dinas Kesehatan Kota Malang tetap meningkatkan program agar seluruh kelurahan di Kota Malang menjadi kelurahan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM); dengan menjalankan kriteria menuju STBM seperti terbebas dari kasus BABS, masyarakatnya juga mempunyai budaya mencuci tangan pakai sabun (CTPS), ada pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (PAM-RT), ada sistem pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga dan sanitasi” tegasnya di sela-sela sambutannya pada acara Monev Implementasi STBM 5 Pilar Berkelanjutan di Ascent Hotel Malang pada hari Selasa (14/11).

Pj. Walikota Malang, Wahyu Hidayat
Pj. Walikota Malang, Wahyu Hidayat

Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat adalah melalui program nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Di tahun 2023 ini, ada 3 Kelurahan yang menerima sertifikat kelurahan STBM 5 pilar yaitu Kelurahan Arjowinangun, Kelurahan Lesanpuro dan Kelurahan Balearjosari. Sertifikat tersebut juga diserahkan langsung oleh Pj. Walikota Wahyu Hidayat.

Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa meskipun Kota Malang dinyatakan sudah bebas dari kasus Buang Air Besar Sembarangan (BABS) sejak 2019 lalu; namun Wahyu Berharap seluruh kelurahan di Kota Malang dapat segera menjadi Kelurahan STBM. “Hal ini penting kita wujudkan bersama untuk menuju deklarasi STBM Kota Malang; tujuannya bukan saja untuk sanitasi yang lebih baik tapi juga untuk mewujudkan zero stunting dan menekan munculnya penyakit-penyakit di masyarakat” tambahnya.

Pose bersama
Pose bersama

Sinergitas lintas sektor, lanjutnya juga harus terus dikuatkan; dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat termasuk kaitannya dengan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. “Untuk itu, saya berharap evaluasi kali ini mampu memberikan hasil yang terbaik bagi pelaksanaan pembangunan di bidang kesehatan khususnya STBM” pungkasnya. (TS/Prokompim)