Polresta Malang Kota Dapat Warisan Dua Jenis Anjing Pelacak dari Mabes Polri

25 August 2021 - 15:00 WIB
Apitu Imam Mukson Ridlo (kiri) dan Briptu Lukman menunjukan salah satu anjing andalan milik Unit K9 Polresta Malang Kota

MALANG (SurabayaPost.id) – Polresta Malang Kota (Makota) mendapatkan warisan dua jenis anjing dari Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri.  Anjing tersebut melengkapi lima jenis anjing di unit K9 Polresta Malang Kota 

Kedua anjing itu adalah jenis German Shepherd Dog (GSD) Working Line bernama Hipp dan Belgian Malinois All Black bernama Ed. Pawang Anjing Unit K9 Aiptu Imam Mukson Ridlo menjelaskan, keduanya merupakan anjing ras yang lahir di luar negeri. 

“Keduanya ini merupakan anjing operasional, sehingga sudah punya keahlian. Hanya perbedaan suhu yang perlu diadaptasikan. Keduanya kami terima dua minggu lalu, dan sudah lulus adaptasi dengan pawang Unit K9 Polresta Makota,” ujar Imam, Selasa (24/8/2021). 

Dua anjing ini sudah dioperasikan selama satu tahun oleh Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri sejak 2020 lalu. Atas arahan dari Kapolresta Makota AKBP Budi Hermanto, Aiptu Imam beserta rekannya Briptu Luqman mengambil kedua anjing tersebut untuk melengkapi jenis unit anjing K9. 

“Untuk Hipp memiliki keterampilan di bidang SAR, ini jenis keterampilan yang baru di Unit K9 Polresta Makota. Untuk Ed ini memiliki keterampilan untuk mendeteksi Handak (Bahan Peledak),” lanjutnya. 

Pria ramah yang pernah sukses menangani kasus mutilasi di pasar besar Malang dengan salah satu unit anjing K9 nya, itu menjelaskan, bahwa unit ini sangat membantu kinerja satuan lain di Polresta Makota. Karena dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, kebanyakan Unit K9 menjadi garda depan dalam pelacakan. 

“Ada lima jenis keterampilan Anjing Unit K9, yakni deteksi Narkotika, deteksi Handak, SAR, lacak umum dan urai masa,” bebernya. 

Sebelumnya Polresta Makota tidak memiliki anjing dengan keterampilan SAR. Sehingga dengan datangnya Hipp, menjadi pelengkap lima jenis keterampilan yang dimiliki Unit K9 Polresta Makota. 

“Untuk pelatihan, pemeliharaan dan perawatan (harwat) unit ini perlu perhatian khusus. Untuk di Polresta Makota bahan pelatihan keterampilan, sudah memenuhi hanya saja area pelatihan seperti indoor dan outdoor masih sangat terbatas,” jelasnya. 

Nantinya Hipp akan mempermudah apabila terdapat kejadian, yang mengharuskan petugas evakuasi mencari keberadaan korban. Baik akibat bencana atau faktor lain. 

“Dengan kehadiran dua anjing ini, diharapkan Unit K9 Polresta Malang Kota dapat membantu masyarakat dalam hal menjaga dan melindungi kondusifitas wilayah Kota Malang,” pungkasnya. (Lil).