Polresta Malang Kota Gelar Vaksinasi Massal Buat Pelajar SMA/SMK

24 September 2021 - 18:59 WIB
Wakapolresta Malang Kota, AKBP Deny Heryanto, S.I.K., M.Si. saat meninjau vaksinasi massal bagi pelajar SMA/SMK

MALANG (SurabayaPost.id) – Guna mempercepat penanganan Covid-19, Polresta Malang Kota terus melaksanakan vaksinasi secara massal. Kali ini yang menjadi sasaran pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se – Kota Malang.

Mereka  menjalani vaksinasi massal itu di Gedung Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (24/09/2021). Sebanyak 2500 vaksin yang diberikan kepada pelajar Kota Malang ditingkat SMA/SMK dan mahasiswa, ini merupakan vaksin massal dari Polresta Malang Kota bekerjasama dengan Universitas Negeri Malang.

Mewakili Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si. kegiatan Vaksinasi Merdeka tersebut ditinjau oleh Wakapolresta Malang Kota, AKBP Deny Heryanto, S.I.K., M.Si. didampingi Kabag Ren Polresta Malang Kota, Kompol Yuliati dan Kapolsek Lowokwaru, Kompol Suyoto, hadir juga Kepala Dinas Kota Malang Ema Sumiarti dan panitia dari Universitas Negeri Malang.

Dalam Pelaksanaannya Vaksinasi Massal kali ini menggunakan jenis Sinovac. Screaning dan pendataan mengawali kegiatan ini, dari masing-masing sekolah, ada yang mengirimkan 200 siswa dan ada juga 150 siswa.

Peninjauan yang dilakukan dengan pengecekan antrian pendataan screaning peserta dan saat vaksinasi oleh Wakapolresta Malang Kota AKBP Deny bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik)  Kota Malang, Suwarjana dan panitia dengan senyum menyapa peserta vaksin serta memberikan imbauan.

“Walaupun sudah vaksin nantinya tetap harus patuhi protokol kesehatan ya,” ucap panitia dari Universitas Negeri Malang.

Wakapolresta Malang Kota, AKBP Deny menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak baik itu relawan dan petugas kesehatan khususnya pihak Universitas Negeri Malang yang telah memberikan tempat untuk pelaksanaan vaksin massal.

“Pelaksananya Alhamdulillah lancar dan tertib mulai dari pendaftaran, pendataan, screaning hingga selesai tidak ada penumpukan dan sesuai dengan prokes,” ungkapnya. (Lil).