Sinergi Pentahelix Tak Jelas, Kota Batu Diyakini Bakal Ketinggalan

9 June 2021 - 18:48 WIB
Suryo Widodo

BATU (SurabayaPost.id) – Perkembangan Kota Batu diyakini bakal ketinggalan dengan daerah lain kalau penataan kotanya tak jelas dan tidak segera bersinergi dengan lima unsur pentahelix.

Keyakinan itu disampaikan Badan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (KADIN)  Kota Batu, Suryo Widodo, Rabu (9/6/2021). 

Menurut Suryo, pentahelix memiliki lima unsur.  Dia sebutkan  yaitu pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media.

“Itu, yang harus dilakukan dalam rangka membangun kepariwisataan dan penataan Kota di Kota Batu,” katanya.

Itu, kata dia, di Kota Batu harus ada penataan yang jelas, seperti halnya jalannya pusat kuliner bisa tertata rapi higienis dan sebagainya.

“Itu salah satu contoh agar  tidak liar. Karena saat ini, di Batu tidak ada perencanaan komprehensif dan terintegrasi,” paparnya.Maka,papar dia, pemerintah, masyarakat pemuda dan beberapa lainnya ,itu yang dinamakan pentahelix.

“Salah satunya peran media yang jadi ujung tombak mempromosikan daerah. Pemerintah harus membuat regulasi,kembali lagi, peran media harus dilibatkan sebagaì promosi,” ujarnya.

Itu, ujar dia, kalau hal tersebut, tidak segera dilakukan, Suryo meyakini akan ketinggalan oleh deareh lain. Oleh karena itu, untuk di Kota Batu, harus segera dikawal dari lima pilar tersebut.

“Salah satu contoh, ketika pemerintah ngotot mau membangun sesuatu, jika masyarakatnya berontak, itu tidak bisa. Misalnya ada investor mau membangun hotel di Kota Batu 100 lantai, kalau tidak disetujuhi ya tidak bakal terjadi,” pungkasnya sembari meminta agar segera duduk bersama mengadakan koordinasi yang fokus demi kemajuan Kota Batu.(Gus)