Tingkatkan Konsumsi Ikan, Wali Kota Kukuhkan Pengurus Forikan

23 November 2021 - 03:02 WIB
Wali Kota Sutiaji pose bersama pengurus Forikan Kota Malang

MALANG (SurabayaPost.id) –  Demi meningkatkan konsumsi ikan masyarakat, Wali Kota Malang Sutiaji mengukuhkan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan). Pengukuhan pengurus yang melibatkan Camat dan Lurah itu dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Ikan Nasional, Selasa (23/11/2021).

Dalam peringatan tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengusung tema ‘Ikan untuk generasi tangguh dan unggul’. Kegiatan itu diadakan di Gedung Kartini, Kota Malang.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Malang Sutiaji bersama ibu Wali Kota Malang, Widiyawati. Selain itu  hampir seluruh  jajaran yang ada di Penkot Malang.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan pengukuhan pengurus Forikan itu sangat penting. Makanya, camat sampai ketingkat lurah dilibatkan. 

Menurut dia, Kota Malang memang tidak memiliki wilayah laut  meski begitu, kqta dia, bukan berarti  mengabaikan masalah mengkonsumsi ikan. 

“Malang meski tidak punya laut, saya kira sudah jadi keharusan bagi kita semua, untuk makan ikan. Makannya disini juga ada cipta olahan ikan, bagaimana anak-anak yang asalnya sudah nggak ngeh sama ikan, mungkin karena amis dan seterusnya bisa tertarik untuk makan ikan,” ujarnya.

Makanya dia senang dalam kegiatan memperingati hari ikan itu ada beberapa perlombaan. Itu di antaranya  lomba olahan Ikan, lomba tik-tok, hingga pameran UMKM dari subsektor kuliner yang berbahan dasar dari olahan ikan.

Wali Kota Sutiaji saat mengukuhkan pengurus Forikan Kota Malang

Kegiatan itu dikatakan dia akan bisa meningkatkan konsumsi ikan di Kota Malang. Diakui pria nomor satu di Kota Malang itu bila produksi ikan air tawar di wilayah Kota Malang terus mengalami peningkatan. Per tahun bisa mencapai 133 ton ikan air tawar.

“Produksi-nya dari kelompok-kelompok pembudidaya, bisa, pakai kolam, ember, hingga keramba itu sangat bagus. Saya rasa perlu ditingkatkan,” imbau Sutiaji.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang, Sri Winarni merespon positif imbalan tersebut  dia menyampaikan untuk angka konsumsi ikan di Kota Malang saat ini sebesar 36,14 persen.

Manurut dia, jumlah tersebut masih berada di bawah angka konsumsi ikan Jawa Timur (Jatim). Sebab untuk Jatim sudah mencapai sebesar 41,44 persen.

“Hal itu, menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkot Malang dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi ikan. Sebab mengkonsumsi ikan itu sangat baik bagi kesehatan,” ucap dia.

Karena  itu, dia  berharap masyarakat bisa semakin gemar mengkonsumsi ikan. “Spalagi Indonesia mempunyai potensi ikan secara Nasional sangat luar biasa,” tandasnya. (lil)