Coach Dr Fahmi : Bintang Akan Bertebaran Dilangit Nusantara

22 November 2021 - 19:20 WIB

JOMBANG (SurabayaPost.id) : Indonesia akan subur jika banyak bermunculan sumber air kebijaksanaan di setiap desa dan kampung di Nusantara.

Penegasan itu disampaikan Dr Fahmi El Muhajirin, Founder Camp King Sulaiman – Scale Up Academy Malang, dalam dialog santai disiang hari dengan sejumlah pengusaha, penggerak kehidupan saat bersinggah di Saeida Estate Wonosalam Jombang, Minggu (21/11).

” Tugas kami menciptakan sumber mata air kebijaksanaan dan solusi di banyak titik. Indonesia akan terang benderang kalau banyak bintang bermunculan di langit nusantara, ” tegas Guru para pengusaha Indonesia ini yang datang ke Wonosalam dalam rangka peletakan batu pertama Masjid Abdurrahman bin Auf dikomplek Wonosalam City Park.

Dalam dialog lanjutan saat kunjungi kampus Alam DeDurian Park, Founder Magistra Utama ini terjalin dialog mesra dengan Yusron Aminulloh, CEO Dedurian Park.

Pada kesempatan itu, Yusron mengaku bahagia dikunjungi dan dialiri aliran energi berlimpah dengan kehadiran Coach Fahmi ke Wonosalam.

” Saya murid beliau secara tidak langsung. Meski mungkin belum layak disebut murid karena belum pernah ikut training dikelas-kelas yang diadakan. Tapi
saya pembaca setia pikiran-pikirannya. Bahkan energi beliau yangbmeledak-ledak lewat live medsos, dan tulisannya yang menghentak-hentak, selalu mengawal semangat saya, ” tegas Yusron.

Ada adegan terakhir yang menarik diabadikan lewat kata-kata.

” Saya berdoa setiap saat agar saya dapat didekatkan dengan manusia total (total person) yang menjadi guru kehidupan yang hakiki yang membuat saya bertumbuh,” tutur Coach Fahmi sambil memeluk Yusron.

Bahkan, dialog panjang saling tukar ilmu dan energi diakhiri pegangan erat kesepakatan akan mendirikan Camp King Sulaiman – Scale Up Academy di Ibukota bersama dengan berdirinya DeDurian Park 2022 di Bogor.

” Akan lahir Camp King Sulaiman – Scale Up Academy by DeDurian Park di Bogor. Bismillah,” tutur Dr Fahmi sambil berjabat tangan erat dengan Yusron Aminulloh. ***