Bangun SDM Unggul, Wantimpres: Momentum Tidak Datang Dua Kali 

8 August 2019 - 11:46 WIB
Anggota Wantimpres Prof Dr HA Malik Fadjar
Anggota Wantimpres Prof Dr HA Malik Fadjar kala memberikan pengarahan dalam Konvensi I HIPPIS di Dome UMM

MALANG  (SurabayaPost.id)  – Dewan Pertimbangan Presiden  (Wantimpres) mengingatkan soal pentingnya membangun sumber daya manusia  (SDM) unggul. Peringatan tersebut disampaikan Anggota Wantimpres Prof Dr HA Malik Fadjar saat pembukaan  Konvensi Nasional HIPIIS di Dome UMM, Rabu (7/8/2019). 

Menurut HA Malik Fadjar, pada periode kedua Presiden Joko Widodo memang ada indikasi pembangunan akan fokus pada SDM. “Itu karena pembangunan SDM sangat penting,” kata mantan Mendiknas itu. 

Dia memberikan bukti negara-negara  maju. Menurut mantan Menteri Agama (Menag)  ini, mereka memiliki sumber daya alam (SDA)  tak sekaya Indonesia. 

“Misalnya negara-negara Eropa, dan Jepang yang minus sumber daya  alamnya. Tapi mereka maju. Itu karena punya perhatian lebih pada SDM. Itu yang membuat mereka   menjadi unggul,” papar dia. 

Makanya kata dia, pembangunan SDM itu sangat penting.  “Itu tantangan bagi sekolah,” tegas dia.

Untuk itu dia meminta Mendikbud RI, Prof Dr Muhadjir Effendy agar pemerataan kualitas pendidikan terus ditingkatkan. Terutama di daerah-daerah perbatasan dan kawasan yang masih tertinggal.  

Disebutkan mantan Rektor UMM ini seperti di Serui, Aceh Utara, Lebak Banten dan lain-lain.  “Itu susah sekali. Mohon Pak menteri (Mendikbud), kasihan mereka,” pinta dia. 

Menurut dia hal-hal semacam itu perlu diperhatikan. Sebab kata dia hal tersebut merupakan  peran penting dan strategis. 

Alasannya karena  hal itu membangun keanekaragaman dalam dinamika ilmu sosial. Acuannya kata dia sejarah dan budaya. 

“Karena itu HIPPIS  diharap bisa membuat konsep membangun manusia unggul. Perlu dipikirkan juga bangunan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam sistem ketatanegaraan kita. Sebab kita lupa dengan perjalanan bangsa dan budayanya,” jelas dia.

Menurut dia  demokrasi harus tumbuh dan berkembang dari sejarah dan budaya bangsa itu sendiri. “Itu sangat mendesak untuk dikaji dan dicarikan solusinya.  “PP HIPPIS bisa mengambil peran tersebut untuk Indonesia unggul menuju Indonesia emas,” pungkasnya. (aji)