Berdamai, Wankum FC & Rawon FC Sepakat Saling Cabut Laporan Polisi

22 August 2019 - 14:40 WIB

SURABAYA (surabayapost.id) – Tindakan saling lapor polisi antara Wankum FC dengan Rawon FC terkait insiden di pertandingan Kapolresta Tanjung Perak Cup beberapa waktu lalu berujung dengan perdamaian. Kedua belah pihak akhirnya sepakat saling mencabut laporan polisi usai melakukan mediasi di Gool Futsal Surabaya, Kamis (22/8/2019).

Proses mediasi dihadiri oleh kedua belah pihak yang berselisih, panitia turnamen, anggota Polresta Pelabuhan Tanjung Perak, dan anggota Polsek Wonokromo. Dalam mediasi ini, Rawon FC dan Wankum FC sepakat menyelesaikan kesalahpahaman dengan kekeluargaan. Tak hanya itu, kedua belah pihak juga sepakat damai dengan saling mencabut laporan polisi masing-masing.

Ainul, Manajer Rawon FC mengatakan, senang dengan adanya proses mediasi tersebut. Ia berharap, dengan adanya kesepakatan damai tersebut, semua wartawan di Surabaya bisa kembali rukun seperti semula. “Kami dari Rawon FC meminta maaf atas kesalahpahaman kemarin. Yang pasti kemarin hanyalah sebuah kesalahpahaman,” ujarnya.

Sementara itu, Rizki Prama, kapten Wankum FC menyambut baik Rawon FC dan Wankum FC untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin sehingga bisa berakhir dengan damai. “Kami memohon maaf kepada seluruh peserta turmanen,” katanya.

Terpisah, Narendra Bakrie, Ketua Panitia Kapolresta Tanjung Perak Cup mengaku berterima kasih kepada kedua belah pihak, baik Wankum FC dan Rawon FC yang sudah membuka diri untuk melakukan mediasi tersebut. “Alhamdulillah, kawan-kawan dari Wankum FC dan Rawon FC sangat luar biasa. Dengan sama-sama duduk bersama dan menyatakan perdamaian hingga saling mencabut laporan masing-masing, artinya kawan-kawan Wankum FC dan Rawon FC lebih mengedepankan pertemanan, persaudaraan daripada ego semata. Sekali lagi kami dari panitia mengucapkan terima kasih,” ungkapnya.

Bakrie juga meminta maaf kepada Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak atas kesalapahaman yang telah terjadi kemarin. “Ini sebuah pelajaran berharga bagi kami sebagai panitia, agar ke depan kami lebih bisa baik dalam menjalankan sebuah turnamen,” pungkasnya. (aha/fan)