Dies Natalis Ke-15, FIB UB Berikan Tujuh Penghargaan Melalui Anugerah Sabda Budaya kepada Pelaku Seni Budaya

Ian Antono, salah satu penerima penghargaan Anugerah Sabda Budaya FIB UB. (ist)
Ian Antono, salah satu penerima penghargaan Anugerah Sabda Budaya FIB UB. (ist)

Dirinya menjelaskan, para pelaku seni dan budaya akan didampingi untuk Untuk mendukung penghargaan dan pelestarian seni budaya, FIB UB juga mengembangkan digital humanisties.

“Kami sudah mulai dengan wayang untuk digitalisasi. Sudah ada penelitian tentang Bromo Tengger dan itu sudah kita buat sebagai Museum Digital Bromo Tengger. Tentang tradisi yang dilakukan oleh masyarakat, biasanya kan ada upacara dan lainnya itu kita digitalkan,” lanjutnya. 

Dalam Anugerah Sabda Budaya juga menghadirkan Sastrawan sekaligus Budayawan, Seno Gumira Ajidarma yang membawakan orasi berjudul Kerak-Kerak Kebudayaan. 

Begitu pula kolaborasi dengan Sedulur Mangliawan, kelompok masyarakat yang melestarikan Sumber Air Wendit. Kolaborasi akan dilanjutkan dengan menginisiasi Festival Air untuk Mangliawan.

Untuk nama-nama penerima Anugerah Sabda Budaya, meliput: Seni Musik: Ian Antono, Pemerintah Peduli Budaya: Yudi Chatim. Selanjutnya kategori Komunitas Seni/Budaya diraih Teater Api.

Kemudian, kategori Seni Tradisi diraih Mbah Karimun (alm) dan untuk Seni Rupa diraih Koeboe Sarawan serta kategori Pelestari Bahasa diraih Adrian Pawitra (alm) dan kategori Sastra Penghargaan diberikan kepada Sasti Gotama.(**)

Baca Juga:

  • DARI LIMBAH JADI PERISAI UV: UB Sulap Rambut Jagung Jadi Sunscreen SPF 30+, Bukti Riset Kampus Bisa Sentuh Kulit Anak
  • UB Terima 3.900 Siswa dari Jalur SNBP, Kedokteran dan Hukum Jadi Prodi Paling Diburu
  • UB Masuk Peringkat 600 Besar Dunia Lulusan Siap Kerja Versi QS WUR
  • FIA UB Perluas Program Double Degree untuk Tingkatkan Daya Saing Global