Dinkes Lakukan Pemeriksaan HIV/AIDS di Tempat Hiburan Malam

16 March 2019 - 08:58 WIB
Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kota Malang, dr Bayu Wibawa saat memberi sosialisasi tentang virus HIV/AIDS.
Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kota Malang, dr Bayu Wibawa saat memberi sosialisasi tentang virus HIV/AIDS.

MALANG (SurabayaPost.id) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang melakukan sosialisasi dan pemeriksaan virus HIV/AIDS, Jumat (15/3/2019). Sosialisasi tersebut dilaksanakan di tempat hiburan malam Twenty Lounge and Restaurant.

Sekitar 50 karyawan tempat hiburan malam di Jl Panji Suroso, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jatim itu ikut sosialisasi dan pemeriksaan tersebut.

Pemeriksaan itu dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan Kota Malang,
bekerjasama dengan beberapa instansi. Misbya, rumah sakit, Komisi Penanggulangan Aids (KPA) serta Perkumpulan Karaoke dan Hiburan Malam (Perkahima) Malang Raya.

Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Bayu Tjahya Wibawa mengatakan bila sosialisasi itu merupakan program sosialisasi HIV/AIDS secara mobile visity. Sosialisasi kali ini kata dia ke beberapa lokasi tempat hiburan serta tempat tempat beresiko penularan lainya.

“Ini bagian dari kunjungan berkelanjutan ke beberapa lokasi. Tujuannya untuk temukan obati pertahankan (TOP),” tuturnya yang turun langsung di lokasi.

Freya Alana, Marketing Twenty
Freya Alana, Marketing Twenty

Ia menjelaskan, ketika dalam pemeriksaan ada temuan berarti harus dipertahankan (pengobatannya). Mengingat, terhadap yang terkena, harus menjalani pengobatan seumur hidup.

“Kita sudah bekerjasama dengan beberapa rumah sakit, puskesmas. Mereka sudah menyiapkan obatnya dan itu gratis. Syaratnya harus menjalani pengobatan seumur hidup, tidak boleh terputus,” lanjutnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, secara kasat mata, pengidap virus HIV, tidak bisa terdeteksi dari luar atau fisiknya. Namun, lama kelamaan kekebalanya akan menurun. Untuk itu, secara pasti bisa diketahui melalui pemeriksaan.

Sementara itu, Freya Alana, Marketing dari Twenty mengaku menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, dari sosialisasi dan pemeriksaan itu akan menambah ilmu baru.

“Ya baguslah, dengan sosialisasi akan mendapat pengetahuan baru. Untuk itu, kami juga sampaikan juga, meskipun bekerja di tempat hiburan, kami sangat peduli dengan kesehatan,” tuturnya. (lil)