Disperkim Targetkan Tahun 2022 Terpasang 36.125 PJU

25 June 2019 - 19:43 WIB
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim), Agus Sunarhadi,
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim), Agus Sunarhadi,

MALANG (SurabayaPost.id) – Guna menuju Kota Malang “Terang Benderang” Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Malang, Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU), menargetkan Master Plan  sebanyak 36.125 terpasang hingga akhir 2022.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim), Agus Sunarhadi, Selasa (25/6/2019). Dari target Master Plan tersebut, hingga saat ini telah terealisasi sebanyak 23 ribu PJU yang telah terpasang.

” Sejak tahun 2017 diawal kami di Perkim,   kami membuat masterplan dimana Kota Malang menuju Gerbang Benderang memerlukan sebanyak 36.125 PJU. Hingga kini ditahun 2019 telah terealisasi dan sudah terpasang sebanyak 23 ribu  titik,” tutur Agus Sunarhadi, saat dikonfirmasi awak media disela pemantaun rutin PJU di Jl Raya Ijen, Kota Malang, Selasa (25/6/2019).

Sementara itu, untuk mencapai target yang diharapkan, pihaknya terus berupaya menambah pemasangan titik – titik baru. Sehingga target tercapai hingga akhir tahun  2022 mendatang.

” Sisa dari target yang direncakan yakni sebanyak 13 ribu. Itu yang saat ini kami upayakan bisa tercapai hingga 2022 mendatang,,” kata dia.

Meski begitu, lanjut dia,  semakin JPU bertambah, namun hal itu tak lantas membuat tagihan rekening listrik membengkak.  Sebab, lampu penerangan yang digunakan merupakan lampu hemat energi, berbeda dengan menggunakan lampu mercury yang memerlukan energi atau daya listrik besar.

“Meskipun titik PJU semakin bertambah, rekening tagihan listrik PJU juga akan tetap rendah. Untuk PJU yang masih menggunakan lampu mercury, akan kami dengan LED,” tegasnya.

Setiap harinya, petugas dari Bidang PJU sendiri juga terus piket berkeliling untu melakukan monitoring lampu-lampu PJU, memantau kondisi PJU-PJU yang ada di seluruh Kota Malang, apakah mengalami kerusakan atau tidak.

“Karena itu, pihaknya juga meminta masyarakat untuk membantu mengawasi PJU, jika memang mengetahui adanya trouble pada PJU, diharapakan masyarakat untuk aktif memberitahukan ke Bidang PJU agar bisa sering tertangani,” pungkasnya. (lil)