Dorong Pariwisata Nasional, Wali Kota Sutiaji Berkomitmen Wujudkan Kota Cerdas

30 June 2021 - 09:05 WIB
Wali Kota Sutiaji saat memberikan arahan dalam arahan Bimtek terkait pengembangan wisata lewat smary city

MALAMG (SurabayaPost.id)  – Wali Kota Sutiaji berkomitmen mewujudkan Kota Cerdas. Itu demi mendorong pariwisata prioritas nasional. 

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Sutiaji saat memberikan arahan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (bimtek) Penyusunan Masterplan Smart City Kota Malang yang digelar secara hybrid di Ngalam Command Center Balaikota Malang, Rabu (30/06/2021).

Bimtek ini merupakan upaya penguatan kota cerdas atau smart city Kota Malang di bidang pariwisata. Mengingat Pemerintah Pusat memberikan kepercayaan bahwa Kota Malang menjadi salah satu pilar penyangga terkait kawasan pariwisata prioritas nasional  sepuluh destinasi pariwisata nasional.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Sutiaji meminta komitmen bersama dalam membangun smart city, salah satunya dengan penguatan literasi terkait secara berkesinambungan.

Wali Kota Sutiaji ketika memberikan pengarahan

“Membangun smart city itu tidak secara personal, tapi institusional. Bahwa penguatan dan pengayaan literasi smart city jangan sepotong-sepotong. Karenanya kami mohon komitmen bersama supaya ini menjadi kekuatan kita semua,” ucap Walikota Sutiaji.

Sejalan dengan itu, Walikota Sutiaji mengajak seluruh komponen yang terlibat untuk bersama membangun komitmen mewujudkan smart city tersebut. 

“Maka bagaimana smart city ke depan bisa berlangsung, kata kuncinya diukur dari komitmen kita semua,” tuturnya. Bagaimana kita bangun kota yang cerdas bersama, lanjut Walikota Sutiaji, bahwa kota cerdas ini tidak hanya slogan semata, tapi bisa kita wujudkan.

Tidak berhenti di situ, menurut Walikota Sutiaji, penguatan smart city di Kota Malang sebagai salah satu pilar penyangga di kawasan pariwisata prioritas nasional, tentunya harus didukung bersama.  Perlu kolaborasi dari tiga daerah di Malang Raya untuk menjadi pilar penyangganya.

“Karena goal kita bersama, komitmen kita tiga daerah, kita kuatkan bahwa kita ini satu. Smart city itu tidak bisa berdiri sendiri, tp harus ada kesamaan visi dan misi,” pungkas orang nomor satu di Kota Malang itu. 

Sementara itu, Nurwidianto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Malang, mengungkapkan bahwa bimtek oleh Kementrian Kominfo ini nantinya akan digelar secara bertahap dengan melibatkan Dewan Kota Cerdas Kota Malang, tim Kota Sehat, bagian-bagian di Sekretariat Daerah, perangkat daerah kecamatan maupun kelurahan, serta unsur terkait lainnya.

“Yang pada hari ini tahap pertama berkaitan dengan penyusunan review master plan kota cerdas Kota Malang pada kawasan pariwisata prioritas nasional. Dalam rangka menopang dalam penguatan smart city khususnya bidang pariwisata, Kota Malang punya potensi ke arah sana,” ujar Nurwidianto. (Lil)