For One, Relawan Jokowi Launching Konten Publikasi Medsos

9 February 2019 - 23:01 WIB
Tokoh sentral For One, Anwar Hudiono saat melaunching konten publikasi Medsos untuk Capres Jokowi.
Tokoh sentral For One, Anwar Hudiono saat melaunching konten publikasi Medsos untuk Capres Jokowi.

MALANG  (SurabayaPost.id) –  Relawan Capres Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Malang, Jatim mulai beraksi. Mereka yang tergabung dalam For One  melaunching publikasi konten medsos buat jagonya di Resto Gardenia Malang, Jatim, Sabtu (9/2/2019).

Launching tersebut dipimpin langsung tokoh sentral For One, Anwar Hudiono. Dia didampingi Pengarah For One, Yunan Syaifullah dan Penasehat For One, Wahyudi Winarjo dan DR HA Habib MA.  

Pengarah For  One, Yunan Syaifullah mengatakan bahwa secara statistik pemilih milenial jauh lebih banyak. Sehingga menarik untuk digaet.

Untuk menggaet mereka, kata Yunan Syaifullah perlu strategi khusus. Sebab, kaum milenial itu sangat akrab dengan teknologi komunikasi yang bersifat multimedia.

Makanya, tegas dia, pendekatan untuk meraih simpatik kaum milenial itu dilakukan  lewat konten di Medsos. Menurut Yunan Syaifullah, konten-konten untuk Medsos itu berupa vlog olahraga, Games Superjo, video klip dan lain sebagainya.

“Semua itu lebih konsern pada edukasi pemikiran lewat medsos. Sebab, sasaran bidikan adalah kalangan milenial,” jelas dia.

Dijelaskan Yunan Syaifullah yang juga dosen UMM ini, bila secara statistik kalangan milenial  itu jumlahnya sangat signifikan. Sehingga, wajib digaet dengan strategi khusus lewat pendekatan teknologi informasi tersebut.

Itu mengingat, kalangan milenial sangat akrab dengan perkembangan teknologi informasi. Untuk itu, kata dia, vlog senam, VJo dan video klip My Heart Jokowi Go On menjadi konten spesial Medsos dari For One untuk menjadi alternatif.

“Harapannya, melalui kontens tersebut menjadi pemikiran yang masif di kalangan milenial. Sebab, menurut kami strategi menggaet milenial itu tidak harus pada figur Capres. Namun pada kebiasaan aktivitas mereka sesuai era revolusi industri 4.0 saat ini,” papar dia.

Berdasarkan kondisi tersebut, kata Wahyudi Winarjo, konten medsos untuk Capres No 01, harus elegan dan berakhlakul karimah.  “Kontennya simple dan humble. Tidak marah-marah. Karena itu kami ingin meraih hati kalangan milenial dengan elegan,” papar dia.

Demi meraih hati kalangan milenial agar memilih Capres Jokowi itu, menurut Anwar Hudiono, konten yang disajikan lewat medsos harus menarik.  “Itu sesuai dengan selera dan kesukaan kaum milenial,” jelas dia.

Menurut dia, vlog olahraga, vlog senam bersama Jokowi, Games Superjo dan video klip My Heart Go On Jokowi disukai kalangan milenial. Apalagi,  tegas dia, video klip parodi My Heart dari Celine Dion yang dinyanyikan Yohana sangat bagus.

“Parodi my Heart yang dinyanyikan Yohana sangat luar biasa. Bahkan di antara menteri Kabinet Jokowi mengaku sangat terkesan, karena saking bagusnya,” kata dia.

Diakui dia bila Yohana yang mualaf itu terpilih dari sekian banyak pilihan. Menurut dia, Yohana yang merupakan putri pemain legendaris Persema, Yohanes Geohera-Denok itu diperoleh dari produser, Hendro.

Menurut dia, Hendro yang juga Ketua Komunitas Vespa di Malang ini menyodorkan nama Yohana. “Setelah dicoba kok bagus. Ya kami putuskan dia yang menyanyikan parodi lagu My Heart Will Go On itu,” tutur dia.

Yohana tak bisa menyembunyikan kebanggaannya saat ditunjuk menyanyikan parodi lagu Celine Dion itu. “Kami suka menyanyikan lagu itu. Sebab, kami juga ingin Pak Jokowi jadi presiden lagi,” kata wanita tunanetra itu sembari tersenyum.  (aiii)