Komisi lV DPRD Gresik Minta Dinsos Klarifikasi Penghapusan 43 Ribu Penerima PKH

 

GRESIK (SurabayaPost.id)—Penghapusan 43 ribu penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Kabupaten Gresik menjadi perhatian khusus Komisi lV DPRD Gresik. Komisi lV meminta agar Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Gresik mengklarifikasi kembali terkait penghapusan jatah PKH ke pihak Kementrian Sosal.

Ketua Komisi lV DPRD Gresik, Mohammad mengatakan, hilangnya jatah puluhan ribu akibat dihapusnya data bantuan keluarga miskin itu saat ini dikeluhkan oleh puluhan ribu masyarakat tidak mampu tersebut. “Ini merujuk dari hasil reses saya termasuk kawan-kawan lainya. Mereka masih menanyakan kenapa tiba tiba tidak dapat. Padahal mereka masih sangat membutuhkan. Kita juga melakukan kunjungan kondisi ekonomi.mereka saat ini,” kata Mohammad melalui ponselnya, Selasa (21/1).

Ia khawatir, penghapusan data PKH akibat Dinsos Gresik tidak mampu menyerap sehingga pemerintah pusat menganggap sudah tidak dibutuhkan. Komisi lV mendesak Dinsos segera melakukan klarifikasi agar ribuan masyarakat Gresik yang masih tergolong masyarakat miskin mendapatkan haknya.

“Kita harus memperjuangkan mereka. Karena fakta dilapangan kenyataanya mereka masih butuh bantuan dari pemerintah yakni PKH. Kami disetiap turun ke masyarakat, khususnya saat reses mereka selalu menanyakan soal PKH. Kami juga meminta dinsos harus melakukan klarifikasi kembali penerima PKH. Bila perlu dinsos juga melakukan survey ke penerima PKH yang kini sudah dihapus. Agar tepat sasaran,” tuturnya.

Menurut Mohammad, tujuan PKH adalah mengurangi angka kemiskinan dan memutus rantai kemiskinan antar-generasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan.

“Karenanya harus ada keseriusan pemangku kebijakan, utamanya dinsos. Kita mendorong dinsos agar maksimal kinerjanya sehingga mencapai untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan peserta PKH. Meningkatkan taraf pendidikan peserta PKH. Meningkatkan status kesehatan dan gizi peserta PKH,” pubgkasnya.

Baca Juga:

  • Unsur Pimpinan DPRD Gresik Bersumpah Emban Amanah Masyarakat
  • Ketua Komisi ll DPRD Gresik Minta Penglolaan Bandar Grisse Dibuatkan UTP
  • Studi Banding Regulasi Bandar Grisse, DPRD Gresik : Hasil Studi Banding Harus di Eksekusi !
  • Siapkan Regulasi Bandar Grisse, DPRD Gresik dan KWG Berencana Studi Banding ke Malioboro
  • Berdalih Sakit Tanpa Surat Dokter, Anggota DPRD Gresik Terdakwa Kasus Pemalsuan Merk Pupuk Mangkir Sidang
  • Husnul Akib Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Gresik
  • DPRD Gresik Perioritaskan Bantuan Keuangan Atasi Ekonomi Ditengah Wabah Covid-19
  • ePaper: DPRD Gresik Siap Distribusikan Kuota Internet Rp 3,3 Miliar Ke 330 Desa
  • Dinas Perhubungan Gresik Terapkan Protokol Kesehatan Penumpang Kapal Gresik-Bawean
  • Kasus Positif Mencapai Angka 500, Penanganan Covid di Gresik Amburadul
  • Be the first to comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.