Komunitas Akarasa Gelar Pameran Lukisan 

9 October 2019 - 21:05 WIB
Anggota Dewan Kota Batu  Dian Katarina dan Khamim Tohari bersama Asisten II Endang Triningsih serta seniman Slamet Henkus. 

BATU  (SurabayaPost.id ) — Dalam rangka menyambut HUT Kota Batu ke – 18, para seniman Kota Batu yang tergabung di Komunitas Akarasa menggelar pameran lukisan. Pameran tersebut digelar di Teras Lobi Balaikota Among Tani Pemkot Batu, Kota Batu.

Pameran lukisan yang melibatkan para seniman bumi Kota Apel yang tergabung dalam Komunitas Akarasa tersebut, prosesinya di buka oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko,yang diwakili, Asisten II Administrasi Pembangunan dan Kesra Endang Triningsih.

Hadir dalam event tersebut Ketua DPRD Kota Batu Asmadi yang diwakili dua anggota DPRD Kota Batu. Di antaranya  Dian Katarina dari partai Gerindra dan Khamim Tohari politisi PDIP.

Pada kesempatan itu, Dewanti Rumpoko dalam sambutannya, yang dibacakan Asisten II Endang Triningsih, mengatakan jika  seni bisa memberikan pendidikan.

“Seni bisa mempersatukan bangsa dan memberikan pendidikan bagi generasi penerus. Komunitas Akarasa ini, kita harapkan bisa dikembangkan dalam menjaring generasi muda agar mencintai seni dan budaya yang memiliki kekhasan bangsa kita sendiri,” tegasnya.

Dia tegaskan, orang yang mempelajari seni bakal  mengenalkan kepada dunia, bagaimana bangsa Indonesia memiliki karakter. Dia menghimbau, jangan pernah menyalahkan anak – anak yang terpengaruh budaya barat dan budaya Timur Tengah serta budaya Eropa.

 Alasannya,  “Karena anak –  anak belajar dari teknologi kebudayaan orang lain. Jadi tugas kita bagaimana mendidik mereka sejak dini agar memiliki karakter, dan sadar dini dalam mencetak para pelukis – pelukis handal,” paparnya.

Lantas, papar dia, kalau di Kota Batu  banyak seniman yang bangkit dan mau membantu pemerintah dengan mendidik generasi muda melalui pendidikan non formal, menurutnya bakal banyak bibit – bibit pelukis – pelukis hebat.

Sementara itu, Khamim Tohari, menambahkan,  dengan harapan besarnya, Kota Batu bisa memiliki dan melahirkan pelukis – pelukis handal. “Pelukis papan atas, Koeboe Sarawan dan Slamet Henkus serta pelukis – pelukis handal Batu lainnya. Mengingat, Kota Batu telah menyimpan segudang seniman, setidaknya melalui karya seninya yang berpotensi, kami meyakini bakal bisa go internasional,” sergahnya.

Kendati demikian, para seniman yang ada di Kota Batu, Khamim Tohari berharap tidak hanya sebatas mengekspresikan kreasinya lewat kanvas dan di media yang lain.

“Mereka juga harus mengekspresikan demi perkembangan keindahan Kota Wisata Batu. Dengan ide – ide dan kreatifitas mereka dengan mendesain penataan Kota Batu, agar lebih indah,” pungkasnya. (Gus)