Kopdes Viral Disebut di Pinggir Sungai, Kades Sidodadi: Itu Telaga, Jalan Sudah Ada

Kopdes Merah Putih Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, mendadak jadi sorotan di media sosial. (istimewa).
Kopdes Merah Putih Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, mendadak jadi sorotan di media sosial. (istimewa).

MALANG (SurabayaPost.id) – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, mendadak jadi sorotan di media sosial. Dalam video yang viral, lokasi koperasi disebut berada di pinggir sungai dan tidak memiliki akses jalan.

Kondisi itu langsung dibantah Kepala Desa Sidodadi, Saelen. Ia menegaskan lokasi Kopdes bukan di seberang sungai, melainkan berada di pinggir telaga.

“Yang viral itu tidak benar. Kopdes kami bukan di sebrang sungai, tapi di pinggir telaga. Pemandangannya juga bagus, cocok untuk pengembangan ke depan,” ujar Saelen kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Saelen juga menyebut orang yang pertama kali mengunggah video tersebut sudah meminta maaf secara terbuka.

“Orangnya sudah minta maaf secara terbuka, motivasinya hanya iseng,” katanya.

Terkait isu tidak adanya akses jalan, Saelen juga meluruskan. Menurutnya, jalan menuju Kopdes Merah Putih sudah ada dan saat ini sedang dalam tahap perbaikan.

“Kalau tidak ada jalan, bagaimana material bisa masuk ke lokasi koperasi? Faktanya material sudah sampai. Memang sekarang jalannya sedang kami perbaiki,” jelasnya.

Kopdes Merah Putih Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, mendadak jadi sorotan di media sosial. (istimewa).

Ia menyebut sebagian dana desa digunakan untuk meratakan tanah di sekitar area Kopdes. Pemerintah desa menargetkan perbaikan jalan selesai sebelum koperasi beroperasi.

“Kami jamin ketika koperasi sudah siap beroperasi, jalan menuju lokasi juga sudah jadi dan bisa dilalui,” tegasnya.

Area depan kopdes juga akan diperluas. Rencananya paving akan dibuat hingga lebar 4 meter agar mobil bisa masuk langsung ke depan koperasi.

“Nantinya mobil bisa masuk langsung ke depan koperasi, kalo sekarang baru di samping koperasi,” imbuhnya.

Saelen justru menilai lokasi di pinggir telaga adalah nilai tambah. Ke depan, area tersebut akan dikembangkan sebagai pusat UMKM untuk menarik wisatawan.

“Lokasi di pinggir telaga ini strategis. Nanti UMKM bisa hidup di sekitar sini, wisatawan juga bisa semakin ramai. Ini bagian dari rencana menghidupkan ekonomi desa,” tambahnya.

Pihak desa juga tengah mengupayakan pemasangan pagar di sekitar lokasi dan pembuatan gazebo sebagai sarana pendukung UMKM agar pengunjung lebih nyaman.

Saelen menutup dengan mengatakan warga Desa Sidodadi sangat antusias menunggu Kopdes Merah Putih beroperasi.

“Warga sudah tidak sabar. Mereka berharap koperasi ini bisa jadi penggerak ekonomi desa dan mensejahterakan masyarakat,” tutupnya.

Kopdes Merah Putih merupakan program nasional untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi yang dikelola langsung oleh warga. Di Kabupaten Malang, Desa Sidodadi termasuk salah satu desa yang lebih dulu membangun gedung koperasinya. (lil)

Baca Juga:

  • Resmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih Bunulrejo, Wali Kota Wahyu Dorong Kolaborasi dengan Program Nasional
  • Genjot Koperasi Kelurahan Merah Putih, Walikota Wahyu Dorong Penguatan Kompetensi SDM
  • Bentuk KKMP, Wali Kota Malang: Koperasi Harus Menjadi Pilar Ekonomi
  • DPRD Kota Malang Komitmen Awasi dan Kawal Pendirian Koperasi Merah Putih