MCF Gelar Festival Mbois 4, Polres Makota Minta Tertib Berlalu Lintas

7 November 2019 - 23:51 WIB
Kabag Ops Polres Makota Kompol Sutantyo saat memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Festival Mbois 4

MALANG (SurabayaPost.id) – Malang Creative Fusion (MCF) bakal menggelar Festival Mbois 4 selama dua hari. Yakni mulai Sabtu (9/11/2019) hingga Minggu (10/11/2019).

Festival bertema The Power of Collaboration As a Legacy itu digelar di sepanjang jalan Jalan Basuki Rahmad, Kota Malang. Praktis, sepanjang jalan yang merupakan Ibu Kota Heritage, Kayutangan itu ditutup selama dua.

Makanya, Kapolres Makota AKBP Dony Alexander lewat Kabag Ops Kompol Sutantyo meminta warga agar tertib berlalu lintas. Sehingga, tidak menimbulkan di mana-mana.

M Fahmi Fauzan mewakili Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang kala memberikan keterangan pada wartawan soal pelaksanaan Festival Mbois 4

“Warga memang harus tertib berlalu lintas. Sebab pada tanggal 9-10 November ini di Kota Malang kegiatan padat sekali,” kata Kabag Ops Kompol Sutantyo, Kamis (7/11/2019).

Menurut dia, di kawasan Jalan Ijen bakal ada kegiatan BNN Pusat selain Car Free Day. Itu kata dia, akan berpengaruh terhadap pengaturan lalu lintas.

Selain itu, kata dia, NU juga menggelar kegiatan cukup besar. Itu pada hari Minggu (10/11/2019). Kawasan Jalan Merdeka Barat, tepatnya di depan Masjid Agung Jamik Malang ditutup total.

Makanya, dia mengingatkan agar warga ikut mendukung seluruh kegiatan tersebut. Termasuk Festival Mbois 4 tersebut. “Caranya, tertib berlalu lintas,” papar dia sembari menegaskan jika Polres Makota akan menurunkan personel secukupnya untuk mengamankan seluruh kegiatan di Kota Malang itu.

Sementara itu, M Fauzan yang mewakili Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang mengatakan jika Festival Mbois Malang itu akan berlangsung meriah. Sebab, dalam festival itu tak hanya menyajikan wisata heritage.

Namun, lanjut dia, juga menyuguhkan produk-produk hasil kreativitas dan inovasi warga Kota Malang. Baik itu hasil UMKM maupun industri kreatif di Kota Malang.

“Kami optimistis Festival Mbois 4 ini akan semarak dan meriah. Kami juga yakin festival tersebut Susah ditunggu masyarakat Kota Malang dan sekitarnya,” kata dia.

Itu mengingat, menurut informasi dari panitia, festival tersebut didukung banyak kalangan. Disebutkan seperti Pemprov Jatim, Indonesia Creative Cities Network dan 16 subsektor industri kreatif jejaring MCF.

Selain itu, dalam event ini menggandeng 30 komunitas pengisi tenant Pasar Kreatif, 6 komunitas untuk memberikan pelatihan dan workshop. Lalu kolaborasi dua komunitas untuk workshop branding dan vlog bersama Dinas Perindustrian Kota Malang.

Disamping itu ada lomba menggambar karakter Ken Arok bagi anak-anak dan Community show. Karena itu, festival Mbois 4 ini diyakini bakal seru dan meriah. (aji)