Perhatikan Gizi, Wali Kota Bagi-bagi Sembako Buat Para Lansia

16 October 2019 - 13:06 WIB
Wali Kota Dewanti Rumpoko berjanji akan selalu memperhatikan gizi para lansia.

BATU ( Surabayapost.id ) – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, bagi – bagi sembako terhadap Sejumlah 231 lansia , yang dihelat di Pendopo Wali Kota Batu, Selasa ( 15/10/2019)

Kendati demikian, prosesi pembagian sejumlah sembako dari sejumlah 231 lansia tersebut, diketahui yang hadir hanya sejumah 175.

Pada kesempatan itu, Dewanti Rumpoko, mengaku ingin memberi bantuan tidak hanya sembako saja,menurutnya dalam bentuk lain, yakni bantuan peningkatan gizi.

 

Para Lansia yang dapat Sembako dari Wali Kota Dewanti Rumpoko

“Saya ingin lebih fokus lagi agar tidak hanya mendapat bantuan makanan saja.Selanjutnya, bantuan tersebut,juga bisa seperti peningkatan gizi,” kata Dewanti saat  pembukaan acara kegiatan bimbingan kader dan lansia itu.

Dewanti berjanji akan menperhatikan  gizi lansia. Alasannya, lansia juga ada yang tergolong produktif. “Lansia ada yang masih bisa diperdayakan, ketika sudah 70 tahun ke atas ya susah. Kalau masih 60 masih bisa secara fisik,” kata Dewanti.

Untuk itu,lanjut dia dalam  perberdayaan tersebut, berupa kegiatan membatik.Karena menurut dia,sejauh ini ada beberapa lansia di Kota Batu yang diperdayakan untuk kegiatan membatik, yang terpenting kata dia. “Pekerjaan yang tidak berat. Ini lansia yang harus dibantu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Batu Ririk Mashuri menegaskan, para lansia yang dimaksut setiap bulanya mendapat bantuan senilai Rp 500 ribu. Selain itu, kata dia , juga mendapat bantuan dalam bentuk sembako yang sifatnya sekali pemberian.

Kendati demikian, Ririk mengakuhi memang belum ada bentuk bantuan peningkatan gizi.

“Sejauh ini, selain bantuan uang, dan bantuan sembako.Berupa beras, minyak goreng, telur dan susu,” paparnya.

Yang perlu diketahui,papar dia, ada sejumlah 1036 lansia yang tersebar di tiga Kecamatan di Kota Batu.Mereka semua, kata dia, mendapat bantuan senilaRp 500 ribu per bulan dari Pemkot Batu.

Meski demikian, Ririk mengaku tidak semua lansia yang bisa mendapat bantuan senilai Rp 500 ribu per bulannya. Alasannya, karena ada kriteria dalam menyeleksi lansia yang pantas mendapatkan, karena ada beberapa.

“Kategori lansia, pertama lansia terlantar dan kurang mampu. Lalu usianya 60 tahun ke atas, lansia juga ada pendataan dari kelurahan atau desa,dengan bantuan tersebut sifatnya sekali saja.Dan bantuan bentuk uang ini sangat kami perhatikan. Ada 1036 penerimaan insentif yang per bulan mendapat senilai Rp 500 ribu,” jelasnyanya.

Lantas dalam kegiatan itu,jelas dia, ada sejumlah 83 lansia.Dari Kecamatan Batu,  sejumlah 78 lansia .Sesangkan asal Kecamatan Bumiaji ada senumlah 70 lansia, dari Kecamatan Junrejo.

Sedangkan di Kota Batu,jumlah lansia menurut Ririk. “Di Kota Batu sendiri, ada sejumlah 1571 lansia. Angka itu masih bisa bertambah,” pungkasnya. (Gus)