Petugas DLH Kota Malang Sigap Bersihkan Sampah di Kawasan Kayutangan Usai Gebyar Sadar Pajak 2023 dan MFC

Pasca gelaran Flower Carnival (MFC) dan Gebyar Sadar Pajak 2023 yang dihelat di sepanjang koridor Kayutangan Heritage, Jalan Basuki Rahmat Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (30/07/2023) malam, petugas DLH Kota Malang dengan sigap membersihkan sampah di kawasan tersebut. (ist)
Pasca gelaran Flower Carnival (MFC) dan Gebyar Sadar Pajak 2023 yang dihelat di sepanjang koridor Kayutangan Heritage, Jalan Basuki Rahmat Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (30/07/2023) malam, petugas DLH Kota Malang dengan sigap membersihkan sampah di kawasan tersebut. (ist)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Pasca gelaran Flower Carnival (MFC) dan Gebyar Sadar Pajak 2023 yang dihelat di sepanjang koridor Kayutangan Heritage, Jalan Basuki Rahmat Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (30/07/2023) malam, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang dengan sigap membersihkan sampah di kawasan tersebut.

Para petugas kebersihan yang memiliki slogan “Pantang Pulang Sebelum Bersih” itu terbukti bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka bekerja hingga dini hari dengan menggunakan sapu, serok garuk sampah, dan kantong sampah, demi terciptanya lingkungan sehat dan bersih.

Pasca gelaran Flower Carnival (MFC) dan Gebyar Sadar Pajak 2023 yang dihelat di sepanjang koridor Kayutangan Heritage, Jalan Basuki Rahmat Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (30/07/2023) malam, petugas DLH Kota Malang dengan sigap membersihkan sampah di kawasan tersebut. (ist)

Untuk itu, masyarakat sudah selayaknya mengapresiasi kinerja petugas DLH Bidang Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun tersebut.

Penyuluh Lingkungan Hidup Muda sebagai Subkoordinator Sub-subtansi Seksi Pengurangan dan Kebersihan Sampah Bidang Persampahan dan Kebersihan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, Totok Sapto Mardjono, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan petugas untuk konsen membersihkan sampah di area yang saat ini menjadi jujugan wisata sejak Sabtu pagi (29/07/2023).

“Persiapan untuk membersihkan sampah dalam Festival Malang Flower Carnival di Kayutangan Heritage sudah kami koordinasikan sejak sehari jelang pelaksanaan,” ujarnya.

Pihaknya, lanjut dia, sejak Sabtu pagi sudah mulai membersihkan area terselenggaranya MFC dan Gebyar Sadar Pajak 2023.

Pasca gelaran Flower Carnival (MFC) dan Gebyar Sadar Pajak 2023 yang dihelat di sepanjang koridor Kayutangan Heritage, Jalan Basuki Rahmat Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (30/07/2023) malam, petugas DLH Kota Malang dengan sigap membersihkan sampah di kawasan tersebut. (ist)

“Teman-teman sudah mulai melakukan penyisiran membersihkan lokasi untuk kegiatan malam. Untuk itu, kami bagi shift menjadi tiga waktu. Untuk shift pagi dari pukul 5 hingg pukul 11. Kemudian, untuk shift siang dari pukul 11 hingga pukul 6 sore. Sedangkan, untuk shift malam kami gerakkan saat kegiatan hingga pukul 3 dini hari. Pergantian shift siang sampai sore itu juga dilakukan penyisiran ulang setelah pemasangan pagar dan back drop,” beber pria yang akrab disapa Sapto tersebut.

Dikatakannya, selama kegiatan berlangsung tidak mungkin tidak menghasilkan sampah. “Untuk itu, kami menyiapkan personil sebanyak 25 orang. Itu terdiri dari 10 Kawil (Kepala Wilayah) dan 15 personil dari jajaran Mandor. Kami kerahkan mulai dari awal kegiatan sampai tuntas pembersihan di areal kegiatan berlangsung,” jelasnya.

“Kita punya slogan ‘Tidak Akan Pulang Sebelum Bersih’. Jadi, kegiatan pembersihan ini akan kami lakukan hingga benar-benar lokasi sudah bebas dari sampah,” imbuh dia.

Diperkirakannya, agar lokasi benar-benar bersih dari sampah, kegiatan pembersihan akan selesai pukul 2 dini hari atau pukul 3 pagi. “Paling cepat kami perkirakan sampai pukul 1 atau setengah 2 selesai. Besok pagi kita masih ada tugas rutin. Teman-teman yang shift pagi akan menyelesaikan hanya sisa-sisa dari kegiatan malam yang belum tuntas. Itu pun hasilnya tidak lebih dari satu gerobak,” bebernya.

Sebelumnya, pihaknya sudah memprediksi bahwa pengunjung akan membeludak untuk menyaksikan gelaran MFC dan menghadiri Gebyar Sadar Pajak 2023. “Antusiasme pengunjung yang tinggi sudah kami perkirakan dengan adanya timbulan sampah. Untuk itu, malam ini kami menyiapkan satu unit mobil compactor dan alat pendukung untuk kereta dorong. Kami menggunakan mini kontainer dan kami siapkan 4 mini kontainer untuk mempermudah menaikkan hasil penyapuan ke kendaraan compactor,” terang Sapto.

Menurutnya, banyaknya sampah selain dari para pengunjung juga dihasilkan dari para PKL (Pedagang Kaki Lima) dan juga kafe-kafe di sekitar. “Itu kami sediakan satu compactor,” ucapnya.

Pasca gelaran Flower Carnival (MFC) dan Gebyar Sadar Pajak 2023 yang dihelat di sepanjang koridor Kayutangan Heritage, Jalan Basuki Rahmat Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (30/07/2023) malam, petugas DLH Kota Malang dengan sigap membersihkan sampah di kawasan tersebut. (ist)

Selanjutnya, untuk pembuangan sampah yang dihasilkan dari kegiatan malam ini akan dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). “Jika, kami membuang ke TPS (Tempat Pembuangan Sementara, maka sama saja kami kerja dua kali,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengimbau kepada para pengunjung festival atau event , agar senantiasa menjaga kebersihan. “Kami, rasa sudah disampaikan oleh panitia bahwa setiap pengunjung diwajibkan membuang sampah pada tempatnya. Sebenarnya, setiap PKL yang berjualan di sini membawa kantong plastik sendiri. Namun, konsumen terkadang membuang sampah di sembarang tempat,” lanjut dia.

Dirinya pun berharap, agar para pengunjung membuang sampah pada tempatnya. “Mudah-mudahan kita bisa menjaga Kayutangan Heritage ini sebagai ikon di Kota Malang agar selalu terjaga dengan baik dan selalu dalam keadaan bersih,”

“Kami selaku petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang berupaya menyisir lagi dan mengulang lagi semaksimal mungkin. Jika selesai event, jalanan dibuka bersih kembali seperti sediakala dan seperti tidak ada kegiatan,” pungkasnya. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.