Polres Batu Bangun SPKT yang Dilengkapi Aplikasi 1000 Mata

4 March 2021 - 14:52 WIB
Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo menyerahkan potongan tumpeng

BATU (SurabayaPost.id) – Untuk meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan pada masyarakat Polres Batu membangun gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Gedung tersebut dilengkapi command center berisikan aplikasi Apel Batu 1000 Mata. 

Hal tersebut, disampaikan Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo SIK MH, Kamis (4/2/2021), usai melakukan peletakan batu pertama secara simbolis di Mapolres Batu.

“Tujuan dari pembangunan gedung ini adalah untuk peningkatan pelayanan bagi masyarakat. Apalagi sekarang Polres Batu tengah menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang sekarang masih berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK),” katanya.

Waka Polres Batu saat melakukan peletakan batu pertama

Itu, kata dia, gedung tersebut, nantinya bakal jadi sentra/pusat pelayanan masyarakat, dan bisa memaksimalkan pelayanan Polres Batu kepada masyarakat di lingkup hukum Polres Batu.Dan itu, lanjut dia.

” Nantinya di lantai dua ada command center yang berisikan tentang aplikasi Apel Batu 1000 mata hasil kerjasama dengan pemerintah daerah (pemda) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu,” paparnya. 

Dengan begitu, papar dia, pelayanan Polres Batu kepada masyarakat bakal semakin maksimal. Dan itu, lanjut dia, tak hanya masyarakat, pelaku usaha hingga pemda bisa terlayani. 

“Untuk aplikasi Apel Batu berisikan tentang pengaduan, trafik, dan informasi seputaran Kota Batu. Karena Kota Batu sebagai kota wisata maka dalam aplikasi tersebut juga dilengkapi informasi tentang tempat wisata, hotel, rumah makan, dan sebagainya. Sehingga akan semakin mempermudah masyarakat yang akan berkunjung ke Kota Batu,” tegasnya.

Lantas tegas dia, dari sejumlah 1000 mata tersebut,menurutnya terhubung pada kamera-kamera yang tersebar di tempat wisata, hotel, rumah makan, dan lainnya. 

“Fungsi kamera itu bisa mempermudah kita untuk menjaga keamanan masyarakat. Lalu bila ada kejadian bisa mempermudah petugas mengungkap sebuah permasalahan,” timpalnya, sembari ditargetkan dalam tiga bulan pembangunan tersebut rampung (Gus)