Polres Batu Diinstruksikan Mengantisipasi Gerakan Inkonstitusional

21 May 2019 - 14:14 WIB
Anggota Polres Kota Batu diinstruksikan agar selalu menjaga kondisi yang aman

BATU (SurabayaPost.id) – Polres Kota Batu Diinsyruksika oleh Polda Jatim agar melakukan antisipasi terhadap gerakan inkonstitusional jelang pengumuman hasil Pemilu 2019 pada Rabu (22/5/2019) nanti.

Instruksi Kapolda Jatim tersebut dibenarkan Kompol Endro Sujiat, Kabag Ops Polres Batu, Senin (20/5/2019). Menurut dia, Polres Kota Batu sudah memulai dengan melakukan operasi.

Sedangkan operasi tersebut, dikatakan dia sebagai upaya untuk cipta kondisi yang aman dan nyaman.  Makanya, kata dia, operasi cipta kondisi yang digelar di Kota Batu belum menemukan suatu pelanggaran yang signifikan.

Dengan begitu, dalam pelaksanaan razia yang dipimpin Kabag Ops Polres Batu, Endro Sujiat, dengan sasarannya  kendaraan bus, mobil penumpang, pengguna jalan yang membawa bahan peledak, serta Sajam, Teroris dan Narkoba itu.Ternyata yang didapat hanya sejenis pelanggaran masalah surat surat kendaraan yang kerap ditemukan tidak lengkap.

“Razia kendaraan ini dimaksudkan dalam rangka penyekatan dan sweeping terhadap aksi mobilisasi Massa.Massa yang akan menuju ke Jakarta,” kata Endro Sujiat.

Meski tidak mendapati target utama dari razia itu, Endro Sujiat yang sapaan akrabnya Endro itu, mengaku dalam operasi nya yang digelar di Jalan Ir Soekarno Mojorejo Kota Batu, menurutnya ,telah menemukan satu mobil box yang membawa ribuan CD bajakan.

“Tadi ada satu mobil box yang membawa CD bajakan.Saat kami minta surat-surat yang asli, paska sedang dalam pemeriksaan,” tandasnya.

Selain itu, Endro mengaku setiap hari bakal ada operasi serupa hingga hari raya idul Fitri.Tujuannya, menurut dia,;selain mengantisipasi gerakan massa pada 22 Mei mendatang, sekaligus mengantisipasi kemungkinan membludaknya wisatawan saat lebaran mendatang yang berkunjung ke Kota Wisata Batu.

“Kami berupaya Kota Batu tetap kondusif. Sebab Kota Wisata Batu ini ,destinasi wisata.Maka keamanan dan kenyamanan para wisatawan harus terjamin,” janjinya. (gus)