Polresta Malang Kota Bersama Forkopimda Dan Instansi Terkait, Lakukan Penandatangan MoU Aplikasi Jogo Malang Presisi

2 August 2022 - 16:05 WIB
Bukti MoU terkait Aplikasi Jogo Malang Presisi yang telah ditandatangani (ist)3
Bukti MoU terkait Aplikasi Jogo Malang Presisi yang telah ditandatangani (ist)3

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Polresta Malang Kota bersama dengan Forkopimda Kota Malang beserta dinas dan instansi terkait di lingkungan Pemkot Malang melakukan penandatangan memorandum of understanding (MoU) aplikasi Jogo Malang Presisi, di Ballrom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Selasa (2/8/2022).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, jika penandatangan tersebut merupakan kesepakatan secara sah bagi instansi yang terkoneksi dalam aplikasi Jogo Malang Presisi.

“Sebenarnya untuk operasi Jogo Malang Presisi ini sudah mulai berjalan. Tinggal secara legal itu harus ada kesepakatan kerjasama. Tinggal mungkin kita minta kepada masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi ini,” seru Kombes Pol Budi Hermanto.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menandatangani MoU Aplikasi Jogo Malang Presisi bersama Forkopimda dan instansi terkait (ist)
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menandatangani MoU Aplikasi Jogo Malang Presisi bersama Forkopimda dan instansi terkait (ist)

Aplikasi Jogo Malang Presisi sendiri merupakan suatu terobosan yang dimiliki oleh Polresta Malang Kota sejak 2015 silam. Berbagai perkembangan kini sudah mulai ditingkatkan, salah satunya yaitu fitur panic button on hand.

“Kita upgrade dengan konsep integrasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, dengan instansi pemerintahan dan juga sembilan rumah sakit di Kota Malang,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Buher tersebut juga menjelaskan, aplikasi ini hadir untuk mengakomodir pada saat masyarakat menemukan suatu persolan. Dimana masyarakat ketika membutuhkan suatu pertolongan dan ingin ditangani secara cepat, dapat juga dilakukan dengan menggunakan Jogo Malang Presisi tersebut.

“Misalnya ketika ada masyarakat yang membutuhkan layanan rumah sakit dalam kondisi kurang sehat, mereka dapat melaporkan di aplikasi ini. Dengan itu kami dapat membantu menginput data pasien terkait kepada rumah sakit, sehingga dapat diberikan pertolongan secara cepat,” jelas Buher.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menandatangani MoU Aplikasi Jogo Malang Presisi bersama Forkopimda dan instansi terkait (ist)1
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menandatangani MoU Aplikasi Jogo Malang Presisi bersama Forkopimda dan instansi terkait (ist)

Dia juga menambahkan, ketika masyarakat membutuhkan pertolongan terkait peristiwa-peristiwa, hal itu dapat juga diakomodir oleh Polresta Malang Kota melalui aplikasi ini. Seperti yang disebutkan olehnya, dimana sekitar 24 instansi dan rumah sakit yang di Kota Malang terkoneksi dalam aplikasi tersebut.

“Ketika masyarakat melihat ada kabel Telkom, PLN di depan rumah bergelantungan (menggangu), pohon tumbang bisa melaporkan menggunakan aplikasi. Selanjutnya kita akan mengkomunikasikan dengan dinas terkait, dari Polsek bersama-sama, jadi tidak ada lagi yang bekerja secara sendiri-sendiri,” tutur Buher.

Aplikasi Jogo Malang Presisi juga bermanfaat terhadap dunia pariwisata yang ada di Malang Raya, dimana dalam aplikasi tersebut juga tersedia layanan tempat yang ada di Kota Malang. Dikatakan oleh Buher, kedepan pihaknya akan terus melakukan pembaharuan dan peningkatan terhadap aplikasi tersebut.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menandatangani MoU Aplikasi Jogo Malang Presisi bersama Forkopimda dan instansi terkait (ist)2
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menandatangani MoU Aplikasi Jogo Malang Presisi bersama Forkopimda dan instansi terkait (ist)2

“Di sana ada tempat-tempat yang terdaftar di aplikasi, ada tempat layanan kesehatan, tempat ibadah, tempat wisata, dimana kami juga bekerjasama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) juga dengan Wali Kota dan DPRD Kota Malang,” lanjutnya.

Lebih lanjut Buher juga menjelaskan tentang Traffic Accident Claim System (TACS) yang juga dapat memberikan pertolongan terkait asuransi kesehatan saat masyarakat mengalami insiden kecelakaan.

“Misalnya kejadian lakalantas, Unit Laka tidak bekerja sendiri, bekerjasama dengan Dishub Kota Malang. Setelah itu bekerjasama dengan rumah sakit dan Jasa Raharja dengan TACS, disitu kita bantu menginput data yang bersangkutan dalam pemberian asuransi jasa raharja,” kata Kapolresta tersebut.

Secara teknis, Buher menjelaskan jika fitur yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat saat menemui peristiwa genting dan membutuhkan pertolongan, dapat secara cepat ditangani melalui panic button on hand.

Ramah tamah jajaran Forkompimda Kota Malang di acara penandatangan MoU terkait Aplikasi Jogo Malang Presisi (ist)
Ramah tamah jajaran Forkompimda Kota Malang di acara penandatangan MoU terkait Aplikasi Jogo Malang Presisi (ist)

“Kami meminta sekitar 840 personel ini mendownload dan aktif mengaktifkan GPS, sehingga terpantau di Makota Command Center (MCC) bahwa setiap personel itu ada. Makanya itu kita usahakan tidak lebih dari lima menit, dimana harapannya masyarakat direspon dengan cepat,” kata Buher.

Terkahir dijelaskan olehnya, jika tahapan pengembangan aplikasi ini selanjutnya akan disediakan kepada para pengguna Ios dan tidak hanya dimanfaatkan oleh pengguna android saja. Dirinya juga berharap, agar masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Jogo Malang Presisi ini guna membantu menjaga Kamtibmas di Kota Malang.

“Ini juga sambil kita upgrade, dan penggunaan aplikasi ini juga harus dimasifkan. Pengguna aplikasi ini juga akan kita nilai setiap bulan, siapa yang aktif yang memberikan input informasi ini akan kita berikan reward kepada yang bersangkutan,” pungkasnya. (lil)