Respon Himbauan Terkait Korona, Unidha Malang Ganti Model Perkuliahan

17 March 2020 - 08:33 WIB
Rektor Unidha, Prof Dr H. Suko Wiyoho, SH, MH,

MALANG (surabayapost.id) – Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang mengurangi frekuensi pertemuan tatap muka dalam proses pembelajaran. Kebijakan tersebut sebagai respon atas anjuran pemerintah pusat terkait mewabahnya virus corona yang membahayakan.

Hal itu disampaikan Rektor Unidha, Prof Dr H. Suko Wiyoho, SH, MH, melalui Wakil Rektor I, Dr Ni Wayan Suarniati, SPd SH MPd, Senin (16/03/2020). Menurut dia respon itu diwujudkan dengan mengganti pembelajaran tatap muka menjadi online yakni Sistem Pembelajaran Daring (Sepada).

“Ya nantinya, para mahasiswa bisa tetap belajar dari tempatnya masing masing. Itu berlaku mulai, Selasa (17-28/03/2020),’ jelas dia.

Dijelaskan dia bila ada beberapa langkah yang dilakukan Unidha. Di antaranya dengan pembelajaran sistem online. Pembelajaran dialihkan dengan Grup WA, Email.

“Sementara segala bentuk ujian ditunda. Kegiatan yang berpotensi pengumpulan massa di dalam maupun di luar kampus, ditunda dan dibatalkan sampai kondisi memungkinkan,” terang dia.

Selain itu, beberapa cara lain melalui
Edlink, sistem yang terintegrasi dengan Siakad (sistem informasi akademik). Lalu ada Edmodo (program yang bisa diakses di komputer), Zoom (tatap muka teleconference), serta google classroom (program pembelajaran di kelas).

“Kami menghimbau, kalau tidak sangat penting, tidak harus ke kampus. Berperilaku hidup sehat, dengan cuci tangan dengan hand sanitiser, serta menciptakan lingkungan yang bersih,” lanjutnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, para mahasiswa bisa belajar di rumah dan tidak perlu ke tempat tempat keramaian. Namun, juga tidak petlu harus pulang kampung. Untuk keperluan administrasi, kantor tetap buka seperti biasa.

“Perjalanan dinas pegawai, ditunda. Segenap civitas akademika untuk tetap menjaga kondusifitas lingkungan serta wajib berperan aktif dalam turut mencegah penyebaran Covid -19,” pungkas Rektor. (lil)