Surabaya Post Berita Terkini Jawa Timur
  • Home
  • Jatim
  • Surabaya
  • Malang
  • Batu
  • Nasional
  • Sport
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini

Uang Palsu

Tiga Pengedar Uang Palsu  di Kota Batu Ditangkap Polisi  BATU (SurabayaPost.id) - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu menangkap tiga orang terduga pengedar uang palsu (Upal). Tiga pelaku inisial GA (19) asal Kecamatan Selorejo,AA (37) asal Kecamatan Gandusari dan HP (22) asal Kecamatan Talun berhasil ditangkap beserta barang bukti (Upal). Kapolres Batu AKBP Andi Yuda Pranatha melalui Kasatreskrim Polres Batu AKP Rudi Kuswoyo mengatakan, kasus ini terungkap ketika hendak mengedarkan Upal senilai Rp 14.900.0000. "Modus operandi mereka adalah menjual uang palsu dengan harga uang asli senilai Rp2.500.000 per Rp10.000.000 uang palsu.Para pelaku menyimpan dan mengedarkan uang palsu dengan cara menjualnya melalui media sosial Facebook," ujar Rudi sapaan Kasatreskrim Polres Batu, Rabu (26/3/2025). Dalam aksinya,ujar dia,mereka menawarkan uang palsu senilai Rp 10 juta seharga Rp2,5 juta.Saat transaksi berlangsung, menurutnya mereka telah menerima pembayaran awal atau DP sebesar Rp700.000. "Kasus ini bermula dari penangkapan GA pada Minggu (23/3) sekitar pukul 21.00 WIB di depan toko Artha Shop, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu. Saat itu, petugas menangkap GA secara langsung ketika ia hendak melakukan transaksi penjualan uang palsu," paparnya. Lantas papar dia,saat digeledah, polisi menemukan 149 lembar uang pecahan Rp100.000 dengan total nilai Rp14.900.000 yang disimpan dalam jaketnya. "Berdasarkan pengakuan GA, uang palsu itu hendak dijual kepada pembeli yang dikenalnya melalui Facebook.Dari hasil interogasi, polisi kemudian mengamankan dua pelaku lainnya, AA dan HP, yang diduga turut terlibat dalam peredaran uang palsu tersebut," katanya. Dari hasil penangkapan, kata dia, ketiga tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 149 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 senilai Rp14.900.000.Uang asli sebesar Rp700.000 (hasil DP transaksi). dan 1 unit ponsel iPhone XR warna hitam. Kemudian 1 unit sepeda motor Honda Vario bernopol AG 3142 KAX.Ssrta l 1 buah jaket warna hitam. 1 unit printer merek Epson. 3 kaleng pilox warna clear, kuning, dan hijau. "Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 36 ayat (2) dan (3) juncto Pasal 26 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.Mereka terancam hukuman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda hingga Rp 10 miliar," tegasnya. Olehkarena itu,ia tegaskan menjelang perayaan Idul fitri,Polres Batu mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran uang palsu. "Mengingat Lonjakan transaksi ekonomi menjelang hari raya kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk mengedarkan uang palsu.Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih teliti saat menerima uang tunai. Pastikan uang yang diterima memiliki ciri-ciri keaslian,seperti tekstur kertas, tanda air, dan cetakan yang jelas. Jika menemukan indikasi uang palsu, segera laporkan ke pihak berwajib," pungkasnya.(Gus)

Tiga Pengedar Uang Palsu  di Kota Batu Ditangkap Polisi 

27 March 2025 3:15 am Uki 0

BATU (SurabayaPost.id) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu menangkap tiga orang terduga pengedar uang palsu (Upal). Tiga pelaku inisial GA (19) asal Kecamatan Selorejo,AA (37) […]

Berita Terkini

  • Kepala UPT UB Green Campus, Prof. Sri Suhartini, S.T.P., M.Env.Mgt., Ph.D., PGCert., IPM atau Prof. Neneng (dua dari kiri) saat konferensi pers, Jumat (11/9/2026).
    “Kota di Dalam Kota” Jadi Lebih Hijau: UB Gaspol Smart Green Campus dan Zero Waste
  • Ketua Program Studi Sarjana Kedokteran FK UB, dr. Hanif, M.Biomed, Sp.An, saat menggelar konferensi pers, Jumat (11/9/2026).
    Tepis Spekulasi, FK UB Ungkap Fakta Insiden Mahasiswa Yang Kini Dirawat di RSSA
  • Kuasa hukum penggugat YPTT, Sumardhan, S.H., M.H., dan Jumadhi Arahab, S.H., saat ditemui awak media di PN Kepanjen Malang.
    Dua Pejabat Pemkab Malang Tak Hadir, Sidang Sengketa SMK Turen di PN Kepanjen Ditunda
  • Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Shobikin. (ist).
    Polisi Beberkan Kronologi Penanganan Insiden Jatuhnya Mahasiswa UB
  • Insiden di UB Malang, Seorang Mahasiswa FK Diduga Terjatuh dari Lantai 6, Polisi Selidiki Penyebabnya, Kamis 10 September 2026. (ist).
    Insiden di UB Malang, Seorang Mahasiswa FK Diduga Terjatuh dari Lantai 6, Polisi Selidiki Penyebabnya
  • Rektor UIBU, Dr Nurcholis Sunuyeko, M.Si memberikan penghargaan kepada wisudawan dan wisudawati berprestasi, Kamis (10/9/2026).
    Puluhan Wisudawan dan Wisudawati Berprestasi Mendapat Apresiasi Penghargaan
  • Kehadiran Guyon Waton menjadi salah satu daya tarik utama wisuda tahun 2026 ini.
    Guyon Waton Meriahkan Wisuda UIBU 2026, Kampus Pelopor Wisudatainment
  • WISUDA: 98% Lulusan UIBU Sudah Bekerja, Rektor Canangkan Kampus World Class Entrepreneurship, Kamis (10/9/2026).
    98% Lulusan UIBU Sudah Bekerja, Rektor Canangkan Kampus World Class Entrepreneurship
  • Pilkades 2027 Jadi Prioritas, DPRD Gresik Siapkan Aturan untuk Demokrasi Desa yang Lebih Sehat
  • Menanggapi kejadian tersebut, Direktur RSSA Malang Dr. dr. Mochamad Bachtiar Budianto menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para awak media.
    Kebakaran Dapur Gizi RSSA, Security Sempat Halau Wartawan. Direktur Minta Maaf

Iklan Baris Surabayapost
Surabaya Post

Jl. Banyuurip Kidul VII No. 8, Surabaya.
surabayapost.id@gmail.com

  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Info Iklan

Copyright © 2026 | WordPress Theme by MH Themes